BEKASI, METROPAGI.COM – Atmosfer politik menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Bekasi mulai terasa di Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara.
Senin malam (25/5/2026), sebuah gerakan relawan dengan slogan “Karangasih Bahagia” mencuri perhatian warga dan menjadi perbincangan di berbagai sudut desa.
Di tengah aktivitas warga yang masih ramai pada malam hari, sejumlah relawan terlihat bergerak memasang banner bertuliskan “Karangasih Bahagia” di berbagai titik strategis.
Kehadiran slogan tersebut sontak menarik perhatian masyarakat karena dinilai membawa pesan optimisme dan harapan baru bagi masa depan desa.
Gerakan itu disebut-sebut berkaitan dengan bakal calon Kepala Desa Karangasih, Rudi Rochman, yang mulai intens membangun komunikasi politik dengan pendekatan yang lebih dekat kepada masyarakat melalui gerakan sosial dan pesan-pesan kebersamaan.
Dengan penuh semangat gotong royong, para relawan memasang banner secara bertahap di sejumlah jalur utama hingga kawasan permukiman warga.
Aktivitas tersebut berlangsung hingga larut malam dan tak sedikit warga yang berhenti sejenak untuk melihat proses pemasangan.
Beberapa titik yang mulai dipasangi banner di antaranya kawasan Warteg Bolu, Prapatan Jagal, Al Mujahidin, depan pintu kereta, sebelum Gerbang Puri Cikarang Hijau (PCH), Kebon Kelapa (Bonlap) Bang Dayung, Bonlap depan Hj Rini, Stadion Mini Cikarang, Koramil, hingga Tugu Bonlap depan Ci Lalan.
Selain itu, banner “Karangasih Bahagia” juga mulai terlihat di wilayah Sentiong dan kawasan Puri Lintas Asih yang dikenal sebagai kawasan padat aktivitas masyarakat.
Salah seorang relawan mengatakan, gerakan pemasangan banner dilakukan sebagai bentuk dukungan moral kepada Rudi Rochman yang dinilai memiliki kedekatan dengan masyarakat dan membawa semangat perubahan bagi Desa Karangasih.
“Ini bentuk kekompakan relawan sekaligus upaya mengenalkan semangat Karangasih Bahagia kepada masyarakat. Kami ingin menghadirkan energi positif dan harapan baru untuk desa,” ujar salah satu relawan di sela kegiatan pemasangan banner.
Kemunculan slogan tersebut dinilai cukup efektif menarik perhatian publik karena sederhana, mudah diingat, namun memiliki makna yang kuat.
Di tengah mulai menghangatnya kontestasi politik desa, pesan “Karangasih Bahagia” dianggap mampu membangun rasa penasaran masyarakat terhadap visi dan konsep pembangunan yang akan ditawarkan.
“Kalimatnya simpel, tapi enak didengar. Jadi penasaran juga sebenarnya konsep Karangasih Bahagia itu seperti apa,” kata seorang warga yang menyaksikan pemasangan banner di kawasan Bonlap.
Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Bekasi sendiri diprediksi berlangsung dinamis. Sejumlah figur mulai bermunculan dan aktif membangun komunikasi politik lebih awal untuk merebut simpati masyarakat.
Di Desa Karangasih, hadirnya gerakan relawan dengan slogan “Karangasih Bahagia” menjadi warna baru dalam dinamika politik desa.
Tidak hanya sekadar alat sosialisasi, slogan tersebut perlahan mulai membentuk narasi tentang harapan, kebersamaan, dan semangat perubahan menjelang pesta demokrasi desa mendatang. (DeHa Aja)