Ledakan SPBE Cimuning Picu Kepanikan, Pemkot Bekasi Tanggung Biaya Pengobatan 14 Korban

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

 

METROPAGI.COM, BEKASI – Ledakan hebat disertai kebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Mustika Jaya, Rabu (1/4/2026) malam, memicu kepanikan warga. Api yang membumbung tinggi dan suara ledakan memaksa warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

 

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.08 WIB itu mengakibatkan sedikitnya 14 orang mengalami luka-luka, beberapa di antaranya dalam kondisi serius akibat luka bakar.

 

Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, memastikan seluruh korban akan mendapatkan penanganan medis secara maksimal tanpa dipungut biaya.

 

Baca Juga:

Lepas dengan Asa, Berangkat dengan Mimpi: Wakil Wali Kota Bekasi Suntik Semangat Tim EPA U-19 Bekasi City

 

“Korban kurang lebih hampir 14 orang, dan beberapa mengalami luka cukup serius. Namun kami pastikan semuanya mendapatkan perawatan maksimal,” ujarnya saat meninjau lokasi kejadian, Kamis (2/4/2026).

 

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Bekasi akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban, baik melalui BPJS Kesehatan maupun skema pembiayaan lain yang telah disiapkan.

 

Sejumlah korban luka bakar berat bahkan telah dirujuk ke rumah sakit rujukan, termasuk RSUD Chasbullah Abdulmadjid dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk mendapatkan penanganan intensif.

 

Baca Juga:

Klinik Apung Said Tuhuleley: Menembus Ombak Laut Banda, Menghadirkan Layanan Kesehatan hingga Pelosok Maluku

 

Kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran gas saat proses pengisian tabung elpiji di area SPBE. Api dengan cepat membesar dan merambat ke sejumlah fasilitas serta permukiman warga di sekitarnya.

 

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi langsung mengerahkan 12 unit mobil pemadam untuk mengendalikan kobaran api yang berpotensi memicu ledakan susulan.

 

Pelaksana Tugas Kepala Disdamkarmat Kota Bekasi, Heryanto, menyebut proses pemadaman berlangsung penuh risiko.

 

Baca Juga:

Pemkab Bekasi Siap Hadapi Audit LKPD 2025, Transparansi Diuji dalam Pemeriksaan 40 Hari oleh BPK

 

“Petugas harus ekstra hati-hati karena potensi ledakan lanjutan sangat tinggi,” katanya.

 

Setelah berjibaku selama berjam-jam, api akhirnya berhasil dipadamkan pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.45 WIB. Petugas kemudian melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.

 

Berdasarkan hasil sementara, kebakaran berdampak pada area sekitar 2.000 meter persegi. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini meninggalkan luka fisik dan trauma bagi para korban.

 

Pemerintah Kota Bekasi menyatakan akan terus mendampingi korban hingga pulih, sekaligus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan di fasilitas energi tersebut.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya standar keselamatan dalam pengelolaan energi, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana di kawasan padat penduduk.(*)

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Advertorial

Berita Lainnya

Leave a Comment

Advertorial

Berita Terpopuler

Kategori Berita