BEKASI, METROPAGI.COM – Di tengah kebijakan kerja fleksibel yang terus diperkuat, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menghadirkan cara berbeda dalam memastikan efektivitas Work From Home (WFH).
Pada Jumat (10/4/2026), ia memilih bersepeda dari kediamannya menuju Kantor Pemerintah Kota Bekasi sambil memantau langsung penerapan kebijakan tersebut di lapangan.
Aksi gowes sang wali kota bukan sekadar olahraga pagi, melainkan bentuk pengawasan langsung sekaligus simbol dorongan gaya hidup ramah lingkungan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam membangun budaya kerja yang lebih sehat, efisien, dan berkelanjutan.
Kebijakan Work From Home yang saat ini diterapkan setiap hari Jumat merupakan penyesuaian dari kebijakan pemerintah pusat.
Dalam pelaksanaannya, sistem kerja berbasis digital terus dioptimalkan agar kinerja ASN tetap terukur meskipun tidak berada di kantor.
Tri Adhianto menegaskan bahwa transformasi pola kerja ini tidak hanya soal fleksibilitas, tetapi juga bagian dari strategi efisiensi energi.
Pemerintah Kota Bekasi mencatat penghematan signifikan dari pengaturan jam operasional kantor serta pembatasan penggunaan listrik, yang mencapai sekitar Rp100 hingga Rp120 juta.
“Selain fleksibilitas kerja, ini juga bagian dari upaya efisiensi energi yang harus terus kita optimalkan dan pelayanan tetap maksimal,” ujarnya.
Selain penghematan anggaran, Pemkot Bekasi juga terus mendorong perubahan perilaku ASN, terutama dalam hal mobilitas kerja di hari Jumat.
Penggunaan sepeda, kendaraan listrik, hingga transportasi umum dianjurkan sebagai alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Langkah ini diharapkan tidak hanya berdampak pada efisiensi anggaran daerah, tetapi juga memperkuat budaya kerja adaptif, disiplin, dan berbasis digital di lingkungan pemerintahan.
Dengan kombinasi kebijakan kerja fleksibel dan gaya hidup hijau, Bekasi menargetkan terciptanya ekosistem birokrasi modern yang lebih responsif terhadap tantangan zaman. (Ndoet)