SUBANG, METROPAGI.COM – Pemerintah Kabupaten Subang kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun birokrasi modern dan pelayanan publik yang adaptif.
Kamis (21/5/2026), Ruang Rapat Bupati II Kabupaten Subang berubah menjadi ruang bertemunya gagasan, inovasi, dan strategi kepemimpinan aparatur sipil negara (ASN) masa depan.
Momentum itu terlihat dalam kegiatan Paparan Advokasi Hasil Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 yang diikuti puluhan peserta dari berbagai perangkat daerah.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Asep Nuroni, yang akrab disapa Kang Asep.
Turut hadir dalam forum itu Kepala BKPSDM Kabupaten Subang, Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Subang, serta dua orang coach pendamping peserta pelatihan.
Sebanyak 40 peserta PKA sebelumnya telah menjalani observasi lapangan selama satu bulan di BKPSDM dan Dinas PUPR Kabupaten Subang.
Observasi tersebut menjadi bagian penting dalam pembelajaran kepemimpinan berbasis praktik nyata, di mana para peserta tidak hanya mempelajari teori birokrasi, tetapi juga terjun langsung melihat dinamika pelayanan publik di lapangan.
Sekretaris BPSDM Provinsi Jawa Barat, Yudi Kuncoro, menegaskan bahwa kegiatan studi lapangan itu bukan sekadar agenda formal pelatihan, melainkan ruang strategis untuk melahirkan rekomendasi dan solusi nyata bagi pemerintah daerah.
“Diharapkan kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran aktualisasi kepemimpinan kinerja, tetapi juga memberikan kontribusi nyata berupa sumbangsih pemikiran dan saran perbaikan bagi peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang,” ujarnya.
Menurutnya, birokrasi masa depan membutuhkan pemimpin yang mampu membaca tantangan, menghadirkan inovasi, sekaligus membangun sistem pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Kang Asep menyambut positif pelaksanaan studi lapangan tersebut karena dinilai selaras dengan arah reformasi birokrasi yang tengah diperkuat Pemerintah Kabupaten Subang.
Ia menilai penguatan kapasitas kepemimpinan ASN menjadi faktor penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang profesional, efektif, dan berintegritas.
“Kami menyambut baik kegiatan ini karena sejalan dengan upaya peningkatan kualitas birokrasi dan penguatan kapasitas kepemimpinan aparatur sipil negara,” ungkapnya.
Kang Asep berharap hasil observasi dan kajian para peserta nantinya mampu memberikan masukan konstruktif bagi perangkat daerah yang menjadi lokus studi, terutama dalam meningkatkan efektivitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.
“Kami berharap hasil kajian dan rekomendasi yang disampaikan nantinya dapat menjadi masukan konstruktif bagi Pemerintah Kabupaten Subang, khususnya perangkat daerah yang menjadi lokus studi lapangan,” katanya.
Lebih jauh, Pemerintah Kabupaten Subang disebut terus berupaya memperkuat kualitas sumber daya manusia aparatur agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis.
“Pemerintah Kabupaten Subang terus berkomitmen meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta pengembangan sumber daya manusia aparatur yang profesional dan berintegritas,” tegas Kang Asep.
Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh peserta menjadikan forum tersebut sebagai ruang memperluas wawasan, memperkuat jejaring kolaborasi antarlembaga, sekaligus menumbuhkan budaya inovasi dalam kepemimpinan birokrasi modern.
“Kami berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperdalam wawasan, memperkuat jejaring kolaborasi, serta membangun semangat inovasi dalam kepemimpinan birokrasi,” pungkasnya. (DS)