BEKASI, METROPAGI.COM – Hiruk pikuk Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 mulai terasa di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi.
Di tengah menguatnya harapan masyarakat terhadap perubahan pelayanan desa, nama Rudi Rochman perlahan menjadi perbincangan hangat warga Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara.
Bukan karena janji besar yang muluk-muluk, tetapi karena gaya pendekatannya yang dinilai dekat dengan masyarakat dan lugas dalam menyampaikan komitmen pengabdian.
Dalam sebuah pertemuan bersama warga pada Kamis malam (14/5/2026), Rudi Rochman menyampaikan kalimat yang langsung menarik perhatian masyarakat.
“Pilihlah kepala desa yang siap jungkir balik untuk rakyat,” ucapnya di hadapan warga.
Kalimat sederhana itu seolah menjadi penegasan bahwa kepemimpinan desa ke depan tidak cukup hanya hadir dalam seremoni atau rapat formal semata.
Menurut Rudi, seorang kepala desa harus siap turun langsung menghadapi persoalan masyarakat, mendengar keluhan warga, hingga memperjuangkan kebutuhan desa tanpa mengenal waktu.
Ia menilai, masyarakat Karangasih kini membutuhkan figur pemimpin yang bukan hanya mudah ditemui, tetapi juga cepat bergerak ketika warga membutuhkan solusi.
“Pemimpin desa itu pelayan masyarakat. Kalau ada warga kesulitan, kepala desa harus hadir, bukan malah sulit dicari,” katanya.
Rudi Rochman juga menyoroti pentingnya membangun pemerintahan desa yang terbuka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia ingin mendorong Karangasih menjadi desa yang tidak hanya berkembang dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga maju dalam pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, perhatian terhadap pemuda, penguatan pelaku UMKM, perbaikan lingkungan, hingga penciptaan ruang sosial yang harmonis harus menjadi prioritas pembangunan desa ke depan.
“Desa harus tumbuh bersama rakyatnya. Kemajuan desa bukan hanya soal bangunan, tetapi bagaimana masyarakatnya merasa diperhatikan dan dilibatkan,” ujarnya.
Di tengah dinamika politik desa yang mulai menghangat, aspirasi warga Karangasih pun semakin beragam.
Mulai dari kebutuhan infrastruktur lingkungan, pelayanan administrasi yang cepat, peluang kerja bagi warga, hingga perhatian terhadap generasi muda menjadi pembahasan yang terus muncul dalam berbagai pertemuan masyarakat.
Situasi itu membuat Pilkades Karangasih 2026 diperkirakan akan berlangsung dinamis, dengan masyarakat yang kini semakin kritis dalam menentukan pilihan pemimpinnya.
Dengan membawa semangat kerja keras dan pengabdian untuk rakyat, Rudi Rochman berharap dapat menjadi bagian dari lahirnya perubahan baru di Desa Karangasih — desa yang lebih maju, kompak, responsif, dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya. (DeHa Aja)