METROPAGI.COM, BEKASI – Di tengah sunyi ruang ICU yang dipenuhi harap dan doa, kehadiran Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menjadi simbol kepedulian pemerintah terhadap warganya.
Jumat (3/4/2026), ia kembali menjenguk dua korban ledakan di kawasan Cimuning yang masih berjuang melawan luka bakar serius.
Didampingi jajaran direksi RS Primaya Bekasi Timur, Harris Bobihoe menyempatkan diri melihat langsung kondisi korban, Djaimun dan Suyadi, yang hingga kini masih menjalani perawatan intensif.
Keduanya dirawat secara khusus oleh tim medis karena luka bakar yang cukup parah.
Di sela kunjungannya, Wawali tak hanya memantau kondisi pasien, tetapi juga memberikan semangat kepada keluarga korban yang setia menunggu di ruang perawatan.
Ia memastikan bahwa pemerintah hadir dan tidak tinggal diam dalam situasi sulit ini.
“Ini adalah musibah yang tidak kita kehendaki bersama. Mari kita doakan saudara-saudara kita agar segera pulih dan kembali sehat,” ujar Harris Bobihoe dengan penuh empati.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi telah berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan untuk menjamin penanganan medis para korban berjalan optimal tanpa hambatan administratif.
Menurutnya, saat ini fokus utama adalah kesembuhan korban. Pemerintah akan terus memantau perkembangan dan siap mengambil langkah lanjutan demi memastikan keselamatan serta pemulihan warga terdampak.
“Tim medis sedang bekerja maksimal. Kita akan terus menunggu perkembangan dan memastikan langkah terbaik bagi warga kita,” tambahnya.
Kehadiran langsung pimpinan daerah ini menjadi bukti bahwa di balik tragedi, ada kepedulian yang terus menyala—menguatkan harapan bagi para korban dan keluarga di tengah ujian berat yang mereka hadapi.(*)