BEKASI, METROPAGI.COM – Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026, dinamika politik di Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, mulai bergerak semakin dinamis.
Sejumlah bakal calon kepala desa mulai aktif membangun komunikasi dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan pertemuan warga.
Di tengah suasana tersebut, bakal calon Kepala Desa Karangasih, Rudi Rochman, memilih pendekatan langsung dengan menyambangi warga dari lingkungan ke lingkungan.
Langkah itu dilakukan untuk mendengar aspirasi masyarakat sekaligus mempererat hubungan dengan warga menjelang kontestasi Pilkades mendatang.
Sabtu (23/5/2026), Rudi Rochman menggelar kegiatan sosialisasi bersama warga RT 02 RW 09 Bonlap Tugu, Desa Karangasih. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh dialog terbuka antara warga dan bakal calon pemimpin desa tersebut.
Kegiatan yang dihadiri berbagai elemen masyarakat itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang diskusi terkait persoalan yang selama ini dirasakan warga.
Mulai dari pelayanan publik, pembangunan lingkungan, infrastruktur, hingga harapan masyarakat terhadap kemajuan Desa Karangasih menjadi topik utama dalam pertemuan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Rudi Rochman menegaskan pentingnya membangun desa dengan melibatkan partisipasi masyarakat secara aktif.
Menurutnya, kemajuan desa tidak bisa diwujudkan hanya melalui kebijakan sepihak, melainkan harus dibangun melalui komunikasi yang terbuka antara pemerintah desa dan warga.
“Desa harus dibangun bersama-sama. Aspirasi masyarakat menjadi dasar utama dalam menentukan arah pembangunan,” ujar Rudi Rochman di sela kegiatan.
Ia juga menilai keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting untuk menciptakan pemerintahan desa yang transparan, responsif, serta mampu menjawab kebutuhan warga secara nyata.
Suasana dialog berlangsung cair dan interaktif. Sejumlah warga tampak antusias menyampaikan berbagai masukan dan harapan agar pemimpin desa ke depan lebih hadir di tengah masyarakat serta mampu membawa perubahan nyata bagi lingkungan mereka.
Bagi warga, kehadiran langsung bakal calon kepala desa dinilai menjadi bentuk keseriusan dalam membangun komunikasi sejak dini dengan masyarakat.
Momentum sosialisasi tersebut sekaligus memperlihatkan mulai menghangatnya kontestasi Pilkades Karangasih 2026.
Desa Karangasih kini menjadi salah satu wilayah yang mulai diperbincangkan seiring munculnya sejumlah figur potensial yang siap meramaikan pesta demokrasi tingkat desa tersebut.
Dengan semakin aktifnya para bakal calon turun langsung ke masyarakat, dinamika politik desa diperkirakan akan terus berkembang dalam beberapa bulan ke depan.
Bagi sebagian masyarakat, Pilkades bukan sekadar agenda memilih pemimpin baru, tetapi momentum penting menentukan arah masa depan desa agar lebih maju, terbuka, dan pembangunan yang dilakukan benar-benar dirasakan seluruh warga. (DeHa Aja)