Metropagi-Pembukaan cabang pertama Klub Bola Voli VVC di Perumahan Suropati Residence, Kecamatan Tambun Utara, tidak hanya menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga bola voli di Kabupaten Bekasi, tetapi juga membawa dampak positif bagi sektor ekonomi kerakyatan melalui hadirnya stand UMKM bertajuk “Pestapora Kuliner”.
Kegiatan yang akan berlangsung bersamaan dengan Kejuaraan Bola Voli Putra KU 2015 dan Putri KU 2014 pada 13-14 Juni 2026 itu dirancang menjadi ajang kolaborasi antara olahraga dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui Pestapora Kuliner, para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) diberi kesempatan untuk mempromosikan sekaligus mengembangkan usaha mereka di tengah ramainya aktivitas turnamen.
Ketua VVC, Sutono, menegaskan bahwa pembukaan cabang baru tidak hanya bertujuan memperluas pembinaan atlet muda, tetapi juga menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi pesta bersama. Selain menyaksikan pertandingan bola voli usia dini yang menarik, masyarakat juga dapat menikmati berbagai produk kuliner UMKM lokal. Ini menjadi bentuk dukungan kami terhadap pelaku usaha kecil agar usahanya semakin berkembang,” ujarnya.
Klub yang bermarkas di Perumahan Vila Gading, Kecamatan Babelan, tersebut selama ini dikenal aktif melakukan pembinaan atlet usia dini dan telah menorehkan berbagai prestasi pada kejuaraan tingkat Kabupaten Bekasi, regional hingga Provinsi Jawa Barat. Keberhasilan pembinaan itulah yang mendorong VVC membuka cabang baru di Tambun Utara guna memperluas jangkauan pembinaan dan memberikan akses lebih besar bagi anak-anak yang ingin menekuni olahraga bola voli.
Turnamen pembukaan cabang VVC sendiri dipastikan berlangsung semarak. Pada kategori putra, selain tuan rumah VVC A dan VVC B akan tampil klub Napoleon, IRETOE, Raptor Junior, Kanaya (KVC), New Antartika dan Matador.
Sedangkan di tim putri ada VVC, Napoleon , Gahar, Garuda Persada, Antika, PMC, Mitra utama dan Bhineka Prestasi.
Namun lebih dari sekadar pertandingan, kehadiran Pestapora Kuliner menjadi daya tarik tersendiri. Stand-stand UMKM yang hadir akan menyajikan beragam produk makanan dan minuman, sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi para pelaku usaha lokal.
Kehadiran ratusan atlet, pelatih, ofisial, serta masyarakat yang datang menyaksikan turnamen diyakini akan menjadi pasar potensial bagi UMKM yang berpartisipasi.
“Ini merupakan kegiatan yang sangat positif. Di satu sisi ada pembinaan dan kompetisi bagi atlet usia dini, di sisi lain UMKM mendapatkan ruang untuk berkembang. Sinergi seperti ini patut diapresiasi dan bisa menjadi contoh bagi klub-klub lainnya,” ujar Ketua Umum PBV VVC, Sutono.
Sutono memaparkan, Turnamen ini pun diproyeksikan menjadi sebuah pesta olahraga sekaligus pesta ekonomi masyarakat yang membawa manfaat bagi banyak pihak. (August Suzana)