LEBAK, METROPAGI.COM – Suasana liburan di kawasan Pantai Pasput, Desa Ciparahu, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, berubah menjadi kepanikan setelah dua wisatawan asal Jakarta terseret arus kuat saat bermain di bibir Pantai Tanah Bereum, Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 16.45 WIB.
Insiden yang terjadi menjelang sore itu mengundang perhatian pengunjung. Warga dan wisatawan yang berada di lokasi berupaya memberikan pertolongan secepat mungkin sambil menghubungi petugas penyelamat.
Berkat aksi cepat warga, satu korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Namun, seorang wisatawan lainnya hingga Sabtu petang masih belum ditemukan setelah diduga terseret arus ke tengah laut.
Menerima laporan kejadian tersebut, Tim SAR Gabungan bersama personel Polsek Panggarangan Polres Lebak dan masyarakat setempat langsung melakukan operasi pencarian di sekitar lokasi.
Penyisiran dilakukan di sepanjang garis pantai hingga area perairan yang diduga menjadi titik terakhir korban terlihat sebelum hilang terseret ombak.
Kapolsek Panggarangan, AKP Acep Komarudin, S.H., membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, seluruh personel gabungan saat ini memfokuskan upaya pencarian terhadap korban yang masih hilang.
“Benar, anggota kami sudah berada di lokasi. Saat ini fokus kami bersama tim gabungan adalah melakukan pencarian terhadap satu korban yang masih hilang. Informasi lebih lengkap akan kami sampaikan menyusul,” ujar AKP Acep Komarudin.
Hingga berita ini diterbitkan, proses pencarian masih terus berlangsung. Petugas berharap kondisi cuaca dan gelombang tetap bersahabat sehingga operasi pencarian dapat berjalan secara maksimal.
Peristiwa tersebut kembali menjadi pengingat bagi masyarakat maupun wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai selatan Banten yang dikenal memiliki ombak besar dan arus balik (rip current) yang berbahaya, terutama pada sore hari maupun saat kondisi cuaca tertentu.
Kepolisian mengimbau seluruh pengunjung agar selalu mengutamakan keselamatan dengan tidak berenang terlalu jauh dari bibir pantai, mematuhi rambu-rambu peringatan, serta mengikuti arahan petugas yang berjaga di lokasi wisata.
“Kecelakaan bisa terjadi dalam hitungan detik. Keselamatan diri dan keluarga harus diutamakan,” tegas AKP Acep Komarudin.
Pihak kepolisian memastikan perkembangan proses pencarian akan terus diperbarui berdasarkan informasi resmi dari Tim SAR Gabungan dan instansi terkait. (Iwan H)