LEBAK, METROPAGI.COM – Riuh tepuk tangan, senyum bangga para orang tua, serta penampilan penuh percaya diri dari anak-anak usia dini mewarnai halaman KB Al Hidayah Desa Kertarahayu, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, Sabtu (13/6/2026).
Momentum istimewa tersebut menjadi penutup manis perjalanan belajar siswa pada Tahun Ajaran 2025/2026 melalui kegiatan Tasyakuran, Ikhtifalan, dan Pentas Seni yang berlangsung meriah dan penuh makna.
Acara ini tidak sekadar menjadi seremoni perpisahan, melainkan sebuah perayaan atas tumbuh kembang, kreativitas, dan keberhasilan anak-anak dalam menempuh pendidikan usia dini.
Kehangatan suasana terasa sejak awal kegiatan, ketika para siswa tampil mengenakan busana terbaik mereka untuk menunjukkan berbagai kemampuan yang telah diasah selama berada di bangku KB Al Hidayah.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Kertarahayu Toha Haerudin, Kepala KB Al Hidayah Dede Sutisna, S.H., para guru, orang tua murid, tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan yang turut memberikan dukungan terhadap kemajuan pendidikan di desa tersebut.
Prosesi ikhtifalan menjadi salah satu momen yang paling mengharukan. Dengan wajah penuh kebanggaan, para siswa menerima apresiasi atas proses belajar yang telah mereka lalui.
Banyak orang tua tampak terharu menyaksikan putra-putri mereka berdiri percaya diri di atas panggung, menandai langkah awal menuju jenjang pendidikan berikutnya.
Tak hanya itu, berbagai pertunjukan seni yang ditampilkan anak-anak berhasil memikat perhatian para hadirin.
Mulai dari tarian tradisional, nyanyian, pembacaan doa, hafalan surat-surat pendek Al-Qur’an, hingga berbagai kreasi seni lainnya menjadi bukti nyata perkembangan kemampuan dan karakter anak-anak yang dibimbing oleh para pendidik.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Kertarahayu Toha Haerudin menyampaikan rasa syukur atas keberadaan KB Al Hidayah yang dinilai memiliki peran strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
“Alhamdulillah, KB Al Hidayah merupakan aset Desa Kertarahayu yang memiliki peran besar dalam membentuk karakter dan pendidikan anak-anak sejak usia dini. Gedung PAUD ini telah rampung dibangun pada tahun 2025 melalui Dana Desa sebagai bentuk komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat,” ujar Toha.
Menurutnya, pembangunan sarana pendidikan yang memadai merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menjadi penerus pembangunan desa di masa depan.
Sementara itu, Kepala KB Al Hidayah Dede Sutisna, S.H. mengungkapkan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan terhadap kemajuan lembaga pendidikan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Kertarahayu, para guru, orang tua murid, serta seluruh masyarakat yang telah bersama-sama mendukung KB Al Hidayah. Kegiatan ini bukan hanya ajang perpisahan, tetapi juga bentuk rasa syukur atas setiap perkembangan dan pencapaian anak-anak selama proses belajar,” katanya.
Ia berharap KB Al Hidayah terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang mampu melahirkan generasi yang cerdas, kreatif, berakhlakul karimah, serta memiliki kecintaan terhadap agama, bangsa, dan lingkungan sekitar.
Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut menjadi cerminan kuatnya kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun masa depan generasi muda.
Di balik tawa ceria anak-anak dan kebanggaan orang tua, tersimpan harapan besar bahwa pendidikan usia dini akan terus menjadi fondasi kokoh bagi lahirnya generasi yang unggul dan berdaya saing.
Melalui tasyakuran, ikhtifalan, dan pentas seni ini, KB Al Hidayah kembali menegaskan komitmennya sebagai ruang tumbuh yang tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, kreativitas, serta kepercayaan diri anak-anak sebagai bekal menghadapi masa depan. (IH)