Tim Relawan Door To Door Hingga Istri Bakal Calon Kades Turun Langsung Menyapa Warga Dan Majelis Taklim
BEKASI, METROPAGI.COM – Suasana menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Bekasi mulai terasa di Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara.
Salah satu bakal calon Kepala Desa Karangasih periode 2026-2034, Rudi Rochman, terus memperluas komunikasi dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan silaturahmi yang melibatkan tim relawan hingga keluarga.
Melalui Gerakan SENYAP (Santun, Nyata, dan Penuh Harapan), tim pemenangan Rudi Rochman intensif melakukan blusukan dari rumah ke rumah.
Salah satu kegiatan terbaru dilakukan di wilayah Tanggul RT 04 RW 09, Desa Karangasih, sebagai bagian dari upaya menyerap aspirasi warga sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat.
Tidak hanya tim relawan, dukungan terhadap langkah sosialisasi juga datang dari keluarga.
Ibu Iis Sobariah, istri bakal calon Kepala Desa Karangasih Rudi Rochman, turut hadir di tengah masyarakat dengan menghadiri kegiatan Majelis Kaum Utara.
Dalam kesempatan tersebut, ia memperkenalkan diri kepada para ibu-ibu majelis taklim serta menjalin silaturahmi dengan warga.
Sejumlah relawan menilai pendekatan langsung kepada masyarakat menjadi strategi penting untuk membangun kepercayaan publik.
Mereka juga mengajak seluruh tim pemenangan untuk semakin solid dalam menyosialisasikan sosok dan program yang diusung Rudi Rochman.
“Cuma sekadar saran saja, untuk relawan dan tim inti pemenangan Rudi Rochman, ganti semua foto profil menggunakan foto Pak Rudi Rochman agar masyarakat semakin mengenal calon yang kita perjuangkan,” ujar salah seorang relawan, Jumat (5/6/2026).
Dukungan dan doa terus mengalir dari berbagai kalangan masyarakat. Relawan berharap cita-cita perubahan yang diusung dapat terwujud melalui kepemimpinan yang mampu membawa kemajuan bagi Desa Karangasih.
“Ayo kita bersama-sama mendoakan apa yang menjadi tujuannya dapat tercapai. Terutama untuk calon kita Bapak Rudi Rochman, semoga beliau selalu sehat dan sukses menjadi Kepala Desa Karangasih,” ungkap seorang pendukung.
Gerakan SENYAP sendiri terus mendorong para relawan untuk memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat lingkungan terkecil.
Strategi door to door dinilai efektif untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat sekaligus menyampaikan visi perubahan yang diusung.
Selain melakukan sosialisasi, tim juga mulai melakukan diskusi pemetaan wilayah, khususnya di Dusun 2 dan Dusun 3.
Langkah ini dilakukan untuk memetakan potensi dukungan serta menjaring berbagai aspirasi warga yang nantinya dapat menjadi bahan penyusunan program pembangunan desa.
Antusiasme warga terhadap kegiatan tersebut juga terlihat dari berbagai tanggapan yang muncul. Beberapa warga berharap kegiatan pemetaan dan silaturahmi dapat menjangkau seluruh wilayah Desa Karangasih.
“Saya di Dusun 4, Pak. Kapan ya undangan pemetaan sampai ke saya?” tulis seorang warga yang berharap kegiatan serupa segera hadir di lingkungannya.
Sementara itu, kegiatan sosialisasi juga berlangsung di Kampung Garut RT 01 RW 09 yang menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antara relawan dan masyarakat.
Dalam rangkaian agenda lainnya, Rudi Rochman juga melakukan kunjungan ke kediaman Pian, anggota Banser di RT 01 RW 07 Desa Karangasih. Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.
Tak hanya itu, Rudi Rochman turut menghadiri acara tahlilan yang digelar warga di wilayah RT 01 RW 07 Kebon Kopi.
Kehadiran bakal calon kepala desa tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan yang selama ini menjadi ciri kehidupan sosial warga Karangasih.
Di tengah meningkatnya dinamika Pilkades, sejumlah relawan mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru menentukan pilihan.
Mereka menilai masa jabatan kepala desa selama delapan tahun merupakan periode yang panjang dan sangat menentukan arah pembangunan desa ke depan.
“Jangan asal memilih kepala desa, karena delapan tahun bukan waktu yang sebentar. Pilih pemimpin yang jujur, amanah, dan inovatif. Cek rekam jejaknya, lihat program kerjanya, lalu pilih dengan hati demi masa depan desa yang lebih baik,” ujar salah satu relawan.
Dengan semakin intensifnya kegiatan sosialisasi dan silaturahmi yang dilakukan, kontestasi Pilkades Karangasih 2026 diperkirakan akan semakin dinamis.
Berbagai gagasan dan program pembangunan pun mulai diperkenalkan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya meraih kepercayaan warga menuju perubahan nyata bagi Desa Karangasih. (DeHa Aja)