BEKASI, METROPAGI.COM – Aroma kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Bekasi mulai terasa hingga ke gang-gang permukiman warga.
Di Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, nama bakal calon kepala desa Rudi Rochman kian ramai diperbincangkan seiring meningkatnya dukungan dari berbagai lapisan masyarakat.
Tidak hanya melalui pertemuan-pertemuan terbatas, dukungan tersebut tumbuh dari interaksi langsung antara tim relawan dan warga.
Strategi menyapa masyarakat dari rumah ke rumah atau door to door dinilai menjadi langkah efektif untuk membangun komunikasi sekaligus menyerap harapan warga terkait masa depan Desa Karangasih.
Dalam beberapa pekan terakhir, relawan mengaku menerima respons positif dari sejumlah wilayah, mulai dari kawasan Puri Cikarang Hijau RT 01, Kebon Kopi RW 06, hingga Pintu Air Tanggul RT 04 RW 09.
Masyarakat disebut mulai aktif menyampaikan aspirasi dan harapan mereka terhadap kepemimpinan desa ke depan.
“Gua senang kampung gua ada yang nyalonin kepala desa. Soal menang kalah itu urusan nanti, yang penting sudah berusaha,” ujar salah seorang warga, Senin (1/6/2026).
Bagi sebagian warga, dukungan terhadap calon pemimpin desa tidak hanya didasarkan pada program kerja, tetapi juga harapan menghadirkan sosok yang dekat dengan masyarakat dan mampu menjadi tempat mengadu berbagai persoalan warga.
Kerinduan terhadap pola kepemimpinan yang humanis pun mencuat dalam berbagai dialog yang berlangsung selama kegiatan sosialisasi.
“Pengen seperti dulu lagi, saat kepala desa almarhum Tatang dan sekretaris desa almarhum Ucok. Mereka orang baik, pintar bicara, dan kalau ada persoalan warga selalu berusaha membantu,” ungkap warga lainnya.
Di tengah meningkatnya dinamika politik desa, para relawan terus menjaga semangat kebersamaan dan optimisme.
Mereka meyakini bahwa kerja keras, konsistensi, dan kedekatan dengan masyarakat menjadi modal penting dalam menghadapi Pilkades mendatang.
“Bersama kita bisa. Menangkan Rudi Rochman. Harga mati,” seru salah satu relawan saat kegiatan konsolidasi tim.
Ketua Tim Pemenangan Rudi Rochman, Efendi Subandono, mengatakan seluruh relawan saat ini fokus membangun komunikasi yang sehat dengan masyarakat melalui pendekatan langsung.
“Lagi door to door ke masyarakat. Perubahan Nyata, Rudi Rochman. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa meyakinkan warga bahwa perubahan itu bisa diwujudkan bersama,” kata Efendi.
Meski berbagai dukungan terus berdatangan, ia mengingatkan seluruh tim untuk tetap rendah hati dan tidak terlena oleh perkembangan yang ada.
“Aamiin Yaa Rabbal’alamin. Tetap eling lan waspodo. Tidak boleh jumawa. Yang menentukan adalah masyarakat Karangasih. Karena itu kami terus merapatkan barisan dan memperkuat komunikasi dengan warga,” ujarnya.
Menurutnya, perjuangan politik di tingkat desa harus dijalani dengan kesabaran, keikhlasan, dan keyakinan bahwa setiap proses memiliki waktunya sendiri.
“Sabar, ikhlas, yakin dan percaya. Biarkan seperti air mengalir. Allah SWT itu baik dan takdir-Nya tidak pernah salah,” tambahnya.
Optimisme serupa juga datang dari kalangan relawan. Rian, salah satu pendukung Rudi Rochman, menilai peluang kemenangan masih terbuka lebar apabila seluruh tim tetap solid dan menjaga kedekatan dengan masyarakat.
“Saya yakin dan hakkul yaqin Rudi Rochman bisa menjadi Kepala Desa Karangasih periode 2026-2034,” tegasnya.
Dengan semakin masifnya gerakan sosialisasi yang dilakukan relawan dan tim pemenangan, peta persaingan Pilkades Karangasih diperkirakan akan semakin dinamis.
Di tengah beragam aspirasi masyarakat yang terus bermunculan, slogan “Perubahan Nyata untuk Desa Karangasih Bahagia” kini menjadi semangat yang terus digaungkan sebagai simbol harapan menuju masa depan desa yang lebih baik. (DeHa Aja)