Dari Aula PMI Bekasi, Lahir Pemimpin Muda Berjiwa Kemanusiaan: Allica Pimpin FORPIS 2026–2027

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

 

BEKASI, METROPAGI.COM – Suasana Aula PMI Kabupaten Bekasi pada Sabtu (18/4/2026) tak sekadar ramai, tetapi dipenuhi energi baru dari generasi muda yang siap memimpin.

 

Di tengah semangat kebersamaan dan kepedulian, puluhan pelajar dari berbagai penjuru sekolah menengah berkumpul dalam satu momen penting: memilih arah baru gerakan kemanusiaan melalui Forum Remaja PMI (FORPIS).

 

Sebanyak 60 anggota Palang Merah Remaja (PMR) tingkat Wira, yang mewakili 60 SMA/SMK/MA se-Kabupaten Bekasi, terlibat langsung dalam proses demokrasi organisasi tersebut.

 

Lebih dari sekadar pemilihan, kegiatan ini menjadi panggung pembelajaran nyata tentang kepemimpinan, tanggung jawab, dan nilai kemanusiaan.

 

Dari proses yang berlangsung tertib dan penuh antusiasme, nama Allica Hafidz Arifianda dari SMAN 3 Cikarang Utara resmi terpilih sebagai Koordinator FORPIS Kabupaten Bekasi periode 2026–2027.

 

Terpilihnya Allica menjadi simbol regenerasi kepemimpinan muda yang diharapkan mampu membawa energi baru dalam gerakan PMR.

 

Tak hanya fokus pada pemilihan, kegiatan ini juga diperkaya dengan pembekalan materi strategis.

 

Para peserta mendapatkan wawasan mendalam mengenai manajemen organisasi PMR, pentingnya donor darah sukarela, hingga mekanisme pelayanan kemanusiaan yang profesional di tengah masyarakat.

 

Kepala Markas PMI Kabupaten Bekasi, Meyliany, menegaskan bahwa forum ini merupakan bagian penting dalam membentuk karakter relawan muda yang tangguh dan adaptif terhadap tantangan zaman.

 

“Peserta dibekali pemahaman menyeluruh tentang siklus manajemen PMR, termasuk prosedur donor darah dan alur pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

 

Menurutnya, pembinaan berkelanjutan menjadi kunci untuk melahirkan generasi PMR yang tidak hanya aktif di sekolah, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi dalam aksi kemanusiaan.

 

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Bekasi, Akhmad Kosasih, menekankan bahwa peran remaja sangat vital dalam menjaga kesinambungan gerakan kepalangmerahan.

 

“PMR adalah relawan masa depan sekaligus calon pemimpin. Nilai kepedulian, budaya donor darah, dan semangat tolong-menolong harus terus ditanamkan sejak dini,” tegasnya.

 

Di sisi lain, Allica Hafidz Arifianda menyampaikan komitmennya untuk membawa FORPIS Kabupaten Bekasi menjadi lebih progresif dan berdampak luas.

 

Ia juga mengajak seluruh anggota PMR untuk tetap menyeimbangkan peran sebagai pelajar sekaligus relawan.

 

“Ini bukan hanya tentang kepemimpinan, tapi tentang bagaimana kita bisa hadir dan bermanfaat bagi sesama. Semoga PMR Kabupaten Bekasi semakin maju dan berdaya,” ungkapnya penuh optimisme.

 

Dengan semangat kolaborasi yang terus tumbuh, FORPIS Kabupaten Bekasi kini bersiap melangkah lebih jauh sebagai motor penggerak aksi kemanusiaan. Dari ruang sederhana di aula itu, harapan besar tentang masa depan yang lebih peduli dan berempati mulai dituliskan oleh tangan-tangan muda penuh dedikasi. (DeHa Aja)

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Advertorial

Berita Lainnya

Leave a Comment

Advertorial

Berita Terpopuler

Kategori Berita