BEKASI, METROPAGI.COM – Senja di bantaran Kali Cikarang, Kampung Cabang Lio, Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, mendadak berubah menjadi kepanikan.
Teriakan warga memecah suasana setelah seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun dilaporkan tenggelam saat mandi bersama temannya, Senin (18/5/2026) petang.
Korban diketahui bernama Kamil, warga Desa Karangasih. Peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 17.45 WIB ketika korban bermain air di aliran kali yang saat itu diduga memiliki arus cukup deras.
Menurut informasi yang diterima dari laporan Pusdalops-PB Kabupaten Bekasi, Kamil sempat bermain dan mandi bersama rekannya yang juga masih berusia 10 tahun. Namun nahas, tubuh korban tiba-tiba terseret arus hingga tenggelam.
Teman korban bernama Naimum berusaha memberikan pertolongan sekuat tenaga. Namun karena derasnya arus dan keterbatasan kemampuan, upaya penyelamatan tidak berhasil.
“Korban sedang mandi di kali bersama temannya. Saat tenggelam, temannya sempat mencoba menolong, namun korban tidak berhasil diselamatkan,” demikian keterangan dalam laporan kejadian.
Usai kejadian, Naimum langsung berlari memberi kabar kepada keluarga korban dan warga sekitar. Dalam waktu singkat, suasana di lokasi berubah haru dan panik.
Warga berbondong-bondong mendatangi bantaran kali untuk melakukan pencarian awal sambil berharap korban segera ditemukan.
Beberapa warga terlihat menyusuri tepian kali menggunakan alat seadanya. Sementara lainnya terus memantau aliran air yang mulai tampak keruh menjelang malam.
Ketua RT setempat, Aji, bersama Jenal Aripin turut melaporkan kejadian tersebut kepada petugas penanganan bencana dan tim evakuasi agar proses pencarian dapat segera dilakukan secara maksimal.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam proses pencarian oleh warga bersama unsur terkait.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat penting bagi para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama saat bermain atau mandi di sungai maupun kali.
Kondisi arus yang tidak menentu, ditambah cuaca yang kerap berubah, dapat memicu bahaya sewaktu-waktu tanpa disadari. (DeHa Aja)