BEKASI, METROPAGI.COM – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026, suasana demokrasi mulai terasa hidup di berbagai sudut Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.
Percakapan tentang arah pembangunan desa kini tidak hanya muncul di forum resmi, tetapi juga terdengar di warung kopi, pos ronda, hingga pertemuan warga di lingkungan permukiman.
Masyarakat mulai aktif membicarakan sosok-sosok yang dinilai mampu membawa perubahan dan menghadirkan harapan baru bagi desa.
Di tengah dinamika tersebut, gerakan relawan pendukung bakal calon kepala desa mulai tumbuh dan bergerak secara organik di tengah masyarakat.
Salah satu nama yang kini ramai diperbincangkan warga adalah Rudi Rochman, bakal calon Kepala Desa Karangasih periode 2026–2034.
Mengusung slogan “Karangasih Bahagia, Maju, Bersih, Sejahtera”, Rudi Rochman hadir dengan semangat membangun desa yang lebih terbuka, responsif, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam beberapa pekan terakhir, aktivitas relawan pendukung Rudi mulai terlihat di sejumlah wilayah Karangasih.
Mereka bergerak dari lingkungan ke lingkungan, melakukan silaturahmi sekaligus berdialog langsung dengan warga mengenai harapan dan persoalan yang selama ini dirasakan masyarakat.
Tidak hanya sekadar memperkenalkan figur calon, para relawan juga membawa semangat kebersamaan melalui pendekatan kekeluargaan yang dinilai mampu menciptakan kedekatan emosional dengan warga.
Kalimat “Bersama Kita Bisa, Menuju Karangasih Bahagia” pun terus digaungkan dalam setiap pertemuan warga dan kegiatan silaturahmi yang dilakukan para relawan.
Bagi sebagian masyarakat, munculnya gerakan relawan tersebut menjadi pertanda meningkatnya partisipasi warga dalam menentukan masa depan desa.
Pilkades tidak lagi dipandang sekadar agenda memilih pemimpin, melainkan momentum bersama untuk menghadirkan perubahan dan pembangunan yang lebih merata.
Rudi Rochman mengatakan, dirinya ingin membawa semangat persatuan dan kebersamaan dalam proses demokrasi desa.
Menurutnya, perbedaan pilihan tidak boleh memecah persaudaraan antarwarga yang selama ini telah terjalin baik di Karangasih.
Ia berharap seluruh tahapan Pilkades Serentak 2026 dapat berlangsung aman, damai, dan penuh rasa kekeluargaan.
“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat bisa merasa memiliki desa ini dan bersama-sama membangun Karangasih menjadi lebih baik,” ujarnya, Sabtu (16/5/2026).
Menurut Rudi, pembangunan desa tidak dapat berjalan maksimal tanpa keterlibatan masyarakat.
Karena itu, dirinya ingin mendorong partisipasi warga dalam menjaga lingkungan, mengawal pemerintahan desa, serta ikut berkontribusi dalam pembangunan sosial maupun ekonomi masyarakat.
Ia juga berharap dukungan dan doa dari masyarakat dapat menjadi energi positif dalam menghadapi kontestasi Pilkades mendatang.
Sementara itu, atmosfer politik desa di Kabupaten Bekasi diperkirakan akan semakin dinamis seiring tingginya antusiasme masyarakat menyambut pesta demokrasi tingkat desa tersebut.
Sejumlah bakal calon mulai bermunculan dengan membawa berbagai visi perubahan dan program pembangunan yang menyasar kebutuhan warga secara langsung.
Di Desa Karangasih sendiri, semangat kebersamaan yang tumbuh melalui gerakan relawan kini mulai menjadi warna baru dalam perjalanan menuju Pilkades 2026.
Dukungan yang terus bergerak dari lingkungan ke lingkungan menjadi gambaran bahwa harapan masyarakat terhadap lahirnya desa yang lebih maju, nyaman, dan sejahtera masih terus menyala di tengah denyut demokrasi desa. (DeHa Aja)