METROPAGI.COM– Upaya membangun generasi muda yang tangguh dan berkarakter terus diperkuat di Kabupaten Bekasi. Salah satunya melalui kegiatan Pendidikan Kewaspadaan Dini untuk Pelajar Tahun 2026 yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bekasi dengan menghadirkan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bekasi sebagai narasumber utama dalam memberikan edukasi pencegahan narkoba kepada para pelajar.
Mengusung tema “Pencegahan Dini Kenakalan Remaja, Narkoba dan Radikalisme Tahun 2026”, kegiatan ini menyasar sejumlah sekolah menengah atas dan kejuruan di Kabupaten Bekasi sebagai langkah strategis membentengi generasi muda dari berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan bangsa.
BNK Kabupaten Bekasi hadir memberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, dampaknya terhadap kesehatan fisik dan mental, serta berbagai upaya pencegahan yang dapat dilakukan oleh pelajar dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan dilaksanakan secara bertahap di empat sekolah, yakni:
Selasa, 19 Mei 2026 di SMK Bina Prestasi, Tambun Selatan.
Rabu, 20 Mei 2026 di SMAN 1 Cikarang Barat.
Kamis, 21 Mei 2026 di SMAN 3 Cikarang Utara.
Senin, 25 Mei 2026 di SMAN 1 Cikarang Timur.
Dalam pemaparannya, narasumber dari BNK Kabupaten Bekasi menekankan bahwa pelajar merupakan aset bangsa yang harus dijaga dari pengaruh negatif narkoba maupun paham radikalisme. Masa remaja merupakan fase penting dalam pembentukan karakter sehingga diperlukan pengetahuan dan kesadaran yang kuat agar mampu mengambil keputusan yang tepat ketika menghadapi berbagai tantangan pergaulan.
Selain memberikan materi mengenai jenis-jenis narkoba dan dampak hukumnya, BNK Kabupaten Bekasi juga mengajak para pelajar untuk aktif dalam kegiatan positif, meningkatkan prestasi akademik maupun non-akademik, serta berani menolak segala bentuk ajakan yang mengarah pada penyalahgunaan narkotika.
Kepala Bidang Pencegahan BNK Kabupaten Bekasi, Susilo Budianto, mengatakan bahwa edukasi sejak dini menjadi salah satu langkah paling efektif dalam mencegah munculnya penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.
“Pelajar harus memiliki pengetahuan yang cukup tentang bahaya narkoba sehingga mampu melindungi dirinya sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitarnya. Dengan pemahaman yang baik, mereka akan memiliki ketahanan diri yang kuat untuk menolak narkoba maupun pengaruh negatif lainnya,” ujarnya.
Melalui kegiatan Pendidikan Kewaspadaan Dini ini, diharapkan para pelajar Kabupaten Bekasi semakin memahami pentingnya menjaga diri dari kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, dan paham radikalisme. Dengan demikian, generasi muda dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, berprestasi, serta mampu menjadi agen perubahan positif bagi lingkungan dan daerahnya. ( nurdin Herman)