SUBANG, METROPAGI.COM – Demokrasi di tingkat desa tak selalu dimulai dari gedung pemerintahan. Di Desa Cibogo, Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, tahapan menuju Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 mulai menyapa masyarakat dari dusun ke dusun.
Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Desa Cibogo turun langsung melakukan sosialisasi pendaftaran bakal calon kepala desa.
Baliho dipasang, pamflet dibagikan, sementara informasi mengenai tahapan dan persyaratan disampaikan secara langsung kepada warga.
Langkah jemput bola tersebut dilakukan pada Selasa (18/8/2026) sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Pilkades Serentak Desa Cibogo.
Sosialisasi diharapkan mampu membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi masyarakat, termasuk putra-putri terbaik desa yang memiliki niat dan kesiapan untuk mengabdi.
Ketua Panitia Pilkades Serentak Desa Cibogo, Dastim, S.Sos., mengajak masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk tidak sekadar menjadi penonton dalam pesta demokrasi desa, tetapi turut mengambil bagian dengan mencalonkan diri.
“Bagi masyarakat Desa Cibogo yang berminat dan memenuhi persyaratan, silakan mempersiapkan diri dan mendaftarkan diri sebagai bakal calon kepala desa sesuai dengan ketentuan dan jadwal yang telah ditetapkan,” ujar Dastim.
Pendaftaran Dibuka 30 Agustus
Dastim menjelaskan, sosialisasi pendaftaran bakal calon kepala desa berlangsung mulai 18 hingga 31 Agustus 2026. Sementara tahapan pendaftaran bakal calon kepala desa dijadwalkan berlangsung pada 30 Agustus hingga 7 September 2026.
Menurutnya, rentang waktu tersebut perlu dimanfaatkan masyarakat untuk mempersiapkan seluruh dokumen dan persyaratan administrasi yang dibutuhkan.
“Khususnya bagi putra-putri terbaik Desa Cibogo dan putra daerah, kami berharap dapat mempersiapkan diri sejak dini, termasuk melengkapi seluruh persyaratan administrasi yang telah ditentukan,” katanya.
Para calon yang berminat dipersilakan melakukan pendaftaran secara langsung kepada Panitia Pilkades Serentak Tahun 2026 melalui sekretariat yang berada di Desa Cibogo.
Bukan Sekadar Sosialisasi, tetapi Membuka Ruang Partisipasi
Bagi panitia, sosialisasi keliling bukan sekadar menyampaikan jadwal. Kehadiran langsung di tengah masyarakat menjadi cara untuk memastikan informasi mengenai Pilkades dapat diterima secara merata dan tidak berhenti di tingkat pemerintahan desa.
Dastim menegaskan, masyarakat perlu mengetahui secara jelas setiap tahapan, mulai dari jadwal pendaftaran hingga ketentuan yang harus dipenuhi oleh bakal calon.
“Melalui sosialisasi keliling ini, kami berharap masyarakat mendapatkan informasi yang jelas. Bagi warga yang akan mencalonkan diri, tentunya harus mempersiapkan diri dengan baik serta mengikuti seluruh aturan dan tahapan Pilkades yang telah ditetapkan,” imbuhnya.
Semangat partisipasi tersebut menjadi penting karena Pilkades bukan hanya tentang memilih seorang pemimpin, tetapi juga menentukan arah perjalanan desa dalam beberapa tahun ke depan.
Karena itu, kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal, menilai, sekaligus memilih calon terbaik diharapkan dapat tumbuh melalui proses demokrasi yang terbuka dan sesuai aturan.
Libatkan Berbagai Unsur
Dalam kegiatan sosialisasi, Panitia Pilkades Serentak Desa Cibogo turut didampingi Bhabinkamtibmas Polri, Babinsa TNI AD, Linmas, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta seluruh jajaran panitia.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades Serentak Desa Cibogo berjalan tertib dan kondusif.
Lebih dari sekadar agenda politik desa, Pilkades diharapkan menjadi momentum memperkuat partisipasi masyarakat sekaligus menghadirkan proses demokrasi yang aman, transparan, dan bertanggung jawab.
Dari dusun ke dusun, informasi mulai disebarkan. Dari masyarakat, partisipasi diharapkan tumbuh. Dan dari proses itulah, Desa Cibogo bersiap menentukan sosok yang akan menerima amanah untuk memimpin dan mengabdi bagi masyarakat.
Pilkades bukan hanya tentang siapa yang terpilih, tetapi tentang bagaimana masyarakat ikut menentukan masa depan desanya. (DS)