3B Jadi Spirit Baru Pilkades Karangasih 2026, Rudi Rochman Ajak Relawan Bertempur Tanpa Memecah Persaudaraan

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

 

BEKASI, METROPAGI.COM – Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026, geliat politik di tingkat desa mulai terasa semakin hidup.

 

Namun di tengah mulai menghangatnya persaingan antarfigur bakal calon kepala desa, muncul sebuah pesan sederhana yang justru menarik perhatian masyarakat Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

 

Pesan itu datang dari bakal calon Kepala Desa Karangasih, Rudi Rochman, melalui konsep yang ia sebut sebagai “3B” — Bertempur, Bersabar, dan Bersyukur.

 

Tiga kata sederhana tersebut kini perlahan menjelma menjadi semangat baru di tengah para relawan dan simpatisannya.

 

Tidak sedikit warga yang mulai membicarakan slogan itu dalam berbagai pertemuan warga hingga obrolan santai di lingkungan masyarakat.

 

Di hadapan para relawan dan pendukungnya, Rudi Rochman menyampaikan pesan yang dianggap memiliki makna mendalam dalam menghadapi dinamika politik desa.

 

“Tugas kita selanjutnya apa ketua? Tugas kita cukup 3B, bertempur, bersabar, dan bersyukur. Selanjutnya, biar Tuhan yang mengatur,” ujar Rudi Rochman saat berdiskusi bersama relawan, Jumat (15/5/2026).

 

Kalimat tersebut langsung disambut antusias oleh para pendukung yang hadir.

 

Bagi sebagian masyarakat Karangasih, konsep “3B” dinilai bukan sekadar slogan politik biasa, melainkan sebuah ajakan untuk menjalani kontestasi Pilkades dengan cara yang lebih dewasa dan menyejukkan.

 

Makna “bertempur” diartikan sebagai semangat berjuang dan bekerja keras merebut kepercayaan masyarakat.

 

Sementara “bersabar” menjadi pengingat agar seluruh tim tetap tenang menghadapi berbagai dinamika politik yang mungkin muncul selama proses Pilkades berlangsung.

 

Sedangkan “bersyukur” dipandang sebagai pondasi moral agar perjuangan politik tidak melahirkan kesombongan maupun permusuhan di tengah masyarakat.

 

Suasana politik desa yang sering kali memanas menjelang pemilihan membuat konsep tersebut dinilai berbeda dari pendekatan politik pada umumnya.

 

Tidak hanya fokus membangun dukungan, tetapi juga mengedepankan etika, kesantunan, dan menjaga hubungan sosial antarwarga tetap harmonis.

 

Rudi Rochman sendiri dikenal sebagai sosok yang memiliki gaya komunikasi cair dan dekat dengan masyarakat.

 

Figur yang akrab disapa “Lurah Aing” itu disebut aktif bersilaturahmi dengan berbagai kalangan masyarakat di Karangasih.

 

Mulai dari tokoh agama, pemuda, komunitas warga, hingga kelompok emak-emak, semuanya menjadi bagian dari pendekatan sosial yang terus ia bangun menjelang Pilkades 2026.

 

Pendekatan humanis tersebut dinilai menjadi salah satu alasan mengapa namanya mulai banyak diperbincangkan warga dalam beberapa waktu terakhir.

 

Salah satu relawan menyebut, semangat “3B” sengaja dibangun agar kontestasi politik desa tidak berubah menjadi ajang saling menjatuhkan.

 

“Bang Rudi selalu mengingatkan agar perjuangan ini dilakukan dengan santun. Bukan untuk saling menyerang, tetapi bagaimana menjaga persaudaraan warga tetap utuh,” ujar seorang relawan.

 

Menurutnya, pesan itu juga menjadi penguat mental bagi seluruh tim relawan agar tetap solid dan tidak mudah terpancing oleh dinamika politik yang berpotensi memecah hubungan sosial masyarakat desa.

 

Sementara itu, atmosfer politik desa di Kabupaten Bekasi memang mulai menunjukkan pergerakan.

 

Sejumlah figur baru mulai aktif membangun komunikasi sosial dengan masyarakat untuk menghadapi Pilkades Serentak 2026.

 

Di Desa Karangasih sendiri, kemunculan Rudi Rochman disebut menjadi salah satu warna baru dalam peta persaingan bakal calon kepala desa.

 

Meski tahapan resmi Pilkades masih menunggu keputusan pemerintah daerah, berbagai aktivitas sosial dan komunikasi politik perlahan mulai menguat di tengah masyarakat desa.

 

Para bakal calon kini mulai memperluas jaringan dukungan, mempererat silaturahmi, hingga menyusun strategi untuk merebut hati masyarakat.

 

Di tengah dinamika tersebut, slogan “3B” yang digaungkan Rudi Rochman kini tidak hanya menjadi penyemangat relawan, tetapi juga mulai dipandang sebagai simbol ajakan menghadirkan politik desa yang lebih sejuk, santun, dan penuh kebersamaan. (DeHa Aja)

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Advertorial

Berita Lainnya

Leave a Comment

Advertorial

Berita Terpopuler

Kategori Berita