BEKASI, METROPAGI.COM – Dinamika politik desa di Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, kian menghangat menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026.
Atmosfer kompetisi mulai terasa hingga ke tingkat akar rumput, seiring mengalirnya dukungan kepada sejumlah bakal calon kepala desa.
Salah satu nama yang kini mencuri perhatian publik adalah Rudi Rochman, yang kian hari semakin banyak disebut sebagai figur yang membawa harapan baru bagi perubahan di Desa Karangasih.
Dukungan terhadap Rudi tidak hanya muncul dari struktur formal, tetapi juga tumbuh kuat dari berbagai elemen masyarakat.
Dari lorong kampung hingga ruang-ruang pengajian, namanya kerap menjadi perbincangan warga yang mendambakan perbaikan pelayanan dan pembangunan desa.
Sejumlah komunitas seperti Paguyuban Rajawali RT 03 RW 06 Kampung Cabang Kebon Kopi, kelompok ibu-ibu SD Karang Asih 04, hingga majelis pengajian yang dipimpin Ustadzah Hj. Eneng Masrifah, turut menyatakan dukungan secara terbuka.
Gerakan solidaritas juga tampak menguat dari kalangan perempuan desa yang dipimpin Yuliawati.
Bersama kelompok emak-emak lainnya, mereka aktif melakukan konsolidasi dan menyuarakan harapan perubahan di tingkat desa.
“Pak Rudi Rochman semoga unggul pada Pilkades di Karangasih,” ujar Yuliawati, Selasa (5/5/2025), mewakili aspirasi warga yang menginginkan pembaruan nyata di desa.
Dukungan serupa juga datang dari tokoh masyarakat. Mantan Ketua GP Ansor Kabupaten Bekasi, Ahmad Tetuko Taqiyuddin, serta eks anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PAN, H. Sunawan, memberikan pandangan positif terhadap sosok Rudi Rochman.
Menurut Sunawan, Rudi dikenal sebagai figur yang responsif terhadap kebutuhan warga dan memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan masyarakat.
“Pak Rudi ini cepat merespons dan memang dekat dengan warga. Wajar jika dukungan terus bermunculan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ahmad Tetuko menilai fenomena dukungan yang terus mengalir ini mencerminkan harapan besar masyarakat terhadap perubahan, terutama dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dan pemerataan pembangunan di tingkat desa.
Di tengah meningkatnya dukungan, kediaman Rudi Rochman disebut semakin terbuka bagi masyarakat. Warga datang silih berganti untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, hingga gagasan pembangunan desa secara langsung.
Bagi masyarakat, Pilkades 2026 bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan momentum penting untuk menentukan arah masa depan desa.
“Kami ingin desa ini lebih maju, pelayanan lebih baik, dan pembangunan merata,” ujar salah satu warga dalam forum pengajian.
Menanggapi dukungan yang terus mengalir, Rudi Rochman tetap memilih bersikap rendah hati.
Ia menegaskan bahwa setiap kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga bersama.
“Ini bukan sekadar dukungan, tetapi tanggung jawab. Saya ingin membangun desa bersama warga,” ujarnya.
Dengan dinamika politik yang terus meningkat, Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Bekasi diperkirakan akan berlangsung semakin kompetitif.
Di tengah arus perubahan tersebut, Rudi Rochman mulai dipandang sebagai salah satu figur yang menawarkan pendekatan politik berbasis kedekatan dan solusi nyata di tengah masyarakat. (DeHa Aja)