Home Daerah

Saba Desa Kang Rey Menyentuh Sekolah: Dari Ruang Kelas hingga Kualitas Guru Jadi Sorotan

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

 

SUBANG, METROPAGI.COM – Pembangunan pendidikan tak cukup hanya dengan memperbaiki dinding dan ruang kelas.

Di balik bangunan sekolah yang layak, ada kualitas guru, keamanan lingkungan belajar, dan masa depan anak-anak Subang yang harus ikut dijaga.

Pesan itulah yang mengemuka ketika Bupati Subang Reynaldy Putra Andita kembali turun langsung ke desa melalui agenda Saba Desa, Jumat (11/9/2026).

Kali ini, Kecamatan Dawuan menjadi salah satu wilayah yang dikunjungi. Kang Rey meninjau langsung proses rehabilitasi ruang kelas SDN Buahdua di Desa Cisampih yang tengah dilakukan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan Tahun Anggaran 2026.

Rehabilitasi tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp199,1 juta termasuk pajak.

Bagi Kang Rey, pembangunan sarana pendidikan bukan sekadar proyek fisik. Ruang kelas yang nyaman dan layak merupakan bagian penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif bagi siswa.

Saat melihat langsung kondisi sekolah, ia menyoroti masih adanya ruang belajar yang kondisinya kurang memadai.

“Tadi saya lihat, bahkan ada yang ditutup sama baliho, kasihan. Secepat-cepatnya, mungkin sebelum saya selesai nanti dengan Pak Wabup, saya ingin semuanya yang ada di Subang selesai,” ujar Kang Rey.

Bangunan Diperbaiki, Kualitas Guru Tak Boleh Berhenti

Kang Rey menegaskan, pembenahan pendidikan harus berjalan pada dua jalur sekaligus. Infrastruktur diperbaiki, sementara kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik juga harus terus ditingkatkan.

Menurutnya, perubahan zaman yang berlangsung cepat membuat dunia pendidikan tidak bisa berjalan dengan pola lama. Para pendidik dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, karakter peserta didik, serta tantangan era disrupsi.

“Ini penting agar sumber daya manusianya bisa berkualitas,” tegasnya.

Karena itu, peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Subang, menurut Kang Rey, harus ditempatkan sebagai investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi yang mampu menghadapi perubahan zaman.

Sekolah Harus Menjadi Ruang Aman bagi Anak

Dalam kunjungan tersebut, Kang Rey juga menyinggung peristiwa yang baru-baru ini terjadi di salah satu SMA Negeri di wilayah Pamanukan.

Ia meminta kejadian tersebut tidak sekadar menjadi perhatian sesaat, tetapi menjadi momentum evaluasi bagi seluruh insan pendidikan di Kabupaten Subang.

Kang Rey menekankan bahwa sekolah harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan kondusif bagi peserta didik.

“Saya tidak ingin hal itu terjadi lagi. Apalagi di sekolah SD dan SMP Negeri. Saya mengimbau seluruh pengajar dan tenaga pendidik yang berada di Kabupaten Subang agar jangan sampai ada teman-teman kita melakukan penyimpangan-penyimpangan,” katanya.

Pesan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa pembangunan pendidikan tidak hanya berbicara tentang gedung, meja, kursi, maupun ruang kelas. Ada tanggung jawab moral yang jauh lebih besar untuk memastikan setiap anak mendapatkan lingkungan belajar yang sehat dan terlindungi.

Saba Desa, Memastikan Pembangunan Tak Berhenti di Atas Kertas

Kegiatan Saba Desa menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk melihat secara langsung kondisi pembangunan di lapangan sekaligus mendengar kebutuhan masyarakat.

Bagi Kang Rey, pembangunan yang baik harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan dikerjakan dengan kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan.

Di sektor pendidikan, pekerjaan rumah tersebut menjadi semakin penting. Sebab, sekolah merupakan tempat generasi masa depan Subang ditempa—bukan hanya untuk menjadi pintar, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan kemampuan menghadapi tantangan zaman.

Kang Rey berharap rehabilitasi sarana pendidikan dapat berjalan optimal dan tepat sasaran. Namun bersamaan dengan itu, ia juga meminta kualitas serta integritas tenaga pendidik terus diperkuat.

Sebab, ruang kelas yang bagus akan menjadi lebih berarti ketika di dalamnya hadir guru-guru yang berkualitas dan mampu membimbing anak-anak dengan ilmu, keteladanan, serta tanggung jawab. (Deny Suhendar)

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Advertorial

Berita Lainnya

Leave a Comment

Advertorial

Berita Terpopuler

Kategori Berita