Di Balik Doa dan Kebersamaan, Ibu-Ibu Majelis Taklim Karang Asih Siap Menangkan Rudi Rochman di Pilkades Bekasi 2026

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

 

BEKASI, METROPAGI.COM – Suasana berbeda tampak di Kampung Baru RT 002 RW 002, Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Rabu (15/4/2026).

 

Lantunan doa dan pengajian yang biasa terdengar, kali ini dibarengi dengan tekad bersama dari para ibu majelis taklim setempat.

 

Tak sekadar memperdalam keimanan, pertemuan rutin tersebut juga menjadi ruang untuk menyatukan sikap.

 

Para ibu yang tergabung dalam Majelis Taklim Kampung Baru menyatakan dukungan kepada Rudi Rochman sebagai calon Kepala Desa Karang Asih pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026.

 

Dukungan itu disampaikan secara sederhana, tanpa atribut kampanye maupun keramaian panggung politik.

 

Namun, kekuatannya justru terasa dari kebersamaan, doa, dan keyakinan yang terbangun di antara para jamaah.

 

Ketua Majelis Taklim Kampung Baru, Ustazah Omah, menyampaikan komitmen tersebut di hadapan para anggota.

 

“Para ibu yang tergabung di sini siap mendukung dan memenangkan Pak Rudi menjadi Kepala Desa Karang Asih periode 2026-2034,” ujarnya.

 

Pernyataan itu disambut anggukan para jamaah yang hadir, mencerminkan harapan besar terhadap kepemimpinan desa ke depan.

 

Bagi para ibu di Kampung Baru, sosok pemimpin tidak hanya dinilai dari janji, melainkan dari kedekatan dengan masyarakat serta kepedulian terhadap kebutuhan warga sehari-hari.

 

Mereka menginginkan pemimpin yang hadir di tengah masyarakat, mampu mendengar aspirasi, serta memahami persoalan nyata di lingkungan.

 

“Harapan kami sederhana, desa bisa lebih baik dan lebih perhatian, terutama untuk kegiatan ibu-ibu dan anak-anak,” ungkap salah satu anggota majelis taklim.

 

Selama ini, majelis taklim tidak hanya menjadi wadah pembelajaran agama, tetapi juga ruang sosial yang mempererat hubungan antarwarga.

 

Dari tempat inilah solidaritas tumbuh, informasi tersebar, hingga keputusan bersama kerap terbentuk.

 

Dalam konteks Pilkades, peran kaum ibu dinilai cukup strategis. Meski kerap berada di balik layar, mereka memiliki pengaruh besar dalam keluarga, termasuk dalam menentukan pilihan di bilik suara.

 

Dukungan dari majelis taklim ini pun menjadi kekuatan tersendiri—tidak mencolok, tetapi mengakar kuat di tengah masyarakat.

 

Selain dari Kampung Baru, dukungan terhadap Rudi Rochman juga datang dari warga Cabang Lio.

 

Mereka menyatakan kesiapan untuk memenangkan calon tersebut dalam Pilkades mendatang.

 

“Kami siap memenangkan Pak Rudi Rochman menjadi Kepala Desa Karang Asih,” ujar salah satu warga.

 

Menjelang Pilkades 2026, dinamika politik di Desa Karang Asih mulai terasa.

 

Perbincangan mengenai calon pemimpin desa tidak hanya berlangsung di ruang publik seperti warung atau pos ronda, tetapi juga dalam obrolan santai di rumah hingga kegiatan keagamaan.

 

Momentum ini menjadi harapan bagi masyarakat untuk mendorong perubahan yang lebih nyata, mulai dari pemerataan pembangunan, peningkatan pelayanan, hingga perhatian terhadap seluruh lapisan warga.

 

Bagi para ibu di Kampung Baru, dukungan tersebut bukan sekadar pilihan politik, melainkan bentuk harapan akan masa depan desa yang lebih baik.

 

Dari majelis taklim sederhana itu, tersirat pesan kuat: perubahan dapat berawal dari kebersamaan, doa yang tulus, serta tekad yang dibangun bersama.(*)

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Advertorial

Berita Lainnya

Leave a Comment

Advertorial

Berita Terpopuler

Kategori Berita