PANDEGLANG, METROPAGI.COM – Siang yang semula berjalan biasa di Kampung Cikoncang, Desa Curugciung, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, mendadak ramai setelah warga memergoki seorang pria yang diduga hendak melakukan pencurian sepeda motor, Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Kewaspadaan warga menjadi kunci gagalnya aksi tersebut. Gerak-gerik terduga pelaku yang dianggap mencurigakan mengundang perhatian masyarakat sekitar.
Tidak ingin kecolongan, sejumlah warga langsung melakukan pengawasan hingga akhirnya melakukan pengejaran ketika dugaan aksi pencurian terungkap.
Upaya pelarian yang diduga hendak dilakukan pelaku pun tidak membuahkan hasil.
Berkat kesigapan dan kekompakan warga, terduga pelaku berhasil diamankan sebelum sempat meninggalkan lokasi kejadian.
Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar yang berbondong-bondong mendatangi lokasi.
Meski situasi sempat ramai, masyarakat tetap berupaya menjaga kondusivitas dengan menyerahkan terduga pelaku kepada pihak berwenang untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa aparat kepolisian kini tengah melakukan pendalaman guna mengungkap secara lengkap kronologi kejadian.
Selain itu, penyelidikan juga diarahkan untuk mengetahui kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam dugaan tindak pidana tersebut.
Kejadian ini menjadi bukti pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas, sinergi antara warga dan aparat penegak hukum dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi yang aman dan nyaman.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap mengedepankan langkah-langkah hukum apabila menemukan atau mengamankan pelaku tindak kejahatan, serta menghindari tindakan yang dapat mengganggu proses penegakan hukum.
Semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang ditunjukkan warga Desa Curugciung pun mendapat apresiasi sebagai bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama. (Iwan H)