SUBANG, METROPAGI.COM – Ketika penglihatan kembali terang, senyum anak-anak mengembang, dan alat bantu diberikan kepada mereka yang membutuhkan, pelayanan sosial bukan lagi sekadar program di atas kertas.
Di Kabupaten Subang, kepedulian itu hadir langsung menyentuh masyarakat.
Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia melalui Sentra Terpadu Inten Soeweno menggelar bakti sosial di Kabupaten Subang, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Klinik Utama Subang Eye Centre (SEC) tersebut menyasar 372 penerima manfaat dari berbagai wilayah Kabupaten Subang.
Rangkaian pelayanan sosial itu mencakup operasi katarak, khitanan massal, serta penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI).
Direktur Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan NAPZA dan Orang dengan HIV Kementerian Sosial RI, Anna Puspitasari, mengatakan kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan bakti sosial yang kedua kalinya digelar Kemensos di Kabupaten Subang.
“Ini merupakan kegiatan bakti sosial yang kedua kalinya kami selenggarakan di Kabupaten Subang. Mudah-mudahan melalui operasi katarak ini masyarakat kembali memiliki semangat untuk sembuh dan dapat beraktivitas dengan lebih baik,” ujar Anna.
Menurut Anna, kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan pelayanan sosial yang tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung dan berkelanjutan.
Dari total penerima manfaat, sebanyak 222 orang mendapatkan layanan operasi katarak, 104 anak mengikuti khitanan massal, sedangkan 46 orang menerima bantuan ATENSI dengan total nilai bantuan mencapai Rp785.709.250.
Menjangkau 22 Kecamatan
Layanan operasi katarak menjadi salah satu program utama dalam bakti sosial tersebut. Para penerima manfaat berasal dari 22 kecamatan di Kabupaten Subang.
Kecamatan Subang menjadi wilayah dengan jumlah penerima terbanyak, yakni 42 orang.
Selanjutnya Dawuan dan Jalancagak masing-masing 25 orang, Cijambe 21 orang, Cisalak 14 orang, Cibogo dan Pagaden Barat masing-masing 12 orang, Legonkulon dan Kalijati masing-masing 11 orang, serta Tanjungsiang 10 orang.
Sementara 40 penerima lainnya berasal dari sejumlah kecamatan lain di Kabupaten Subang.
Tak hanya bagi masyarakat lanjut usia atau warga yang mengalami gangguan penglihatan, perhatian juga diberikan kepada anak-anak melalui khitanan massal.
Sebanyak 104 anak dari 18 kecamatan mengikuti layanan tersebut. Kecamatan Subang menjadi wilayah dengan peserta terbanyak, mencapai 60 anak, disusul Cibogo 17 anak, Kasomalang lima anak, Dawuan tiga anak, Cipunagara tiga anak, serta 16 anak dari kecamatan lainnya.
Bantuan ATENSI Sesuai Kebutuhan
Kepedulian pemerintah juga diwujudkan melalui penyaluran bantuan ATENSI kepada 46 penerima manfaat dengan kebutuhan yang beragam.
Bantuan tersebut meliputi perlengkapan kamar bagi 21 orang, kursi roda 3 in 1 dewasa untuk 10 orang, kursi roda CP/adaptif bagi enam orang, bantuan nutrisi dan perlengkapan kebersihan untuk tiga orang, serta kaki palsu bagi dua orang.
Selain itu, masing-masing satu penerima memperoleh walker, quadripod, tangan palsu, dan alat bantu dengar portabel.
Beragamnya jenis bantuan tersebut menunjukkan bahwa intervensi sosial tidak dapat dilakukan dengan pendekatan yang seragam. Setiap penerima memiliki kebutuhan berbeda yang membutuhkan dukungan sesuai kondisi masing-masing.
Kang Akur Apresiasi Sinergi Pemerintah
Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, yang akrab disapa Kang Akur, mengapresiasi Kemensos RI serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan bakti sosial tersebut.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Kegiatan ini sangat membantu dan mendukung kondisi masyarakat di Kabupaten Subang,” ungkap Kang Akur.
Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada satu momentum, tetapi dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan dan bantuan sosial.
“Kami berharap pelayanan dan bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Semoga operasi katarak berjalan lancar, anak-anak yang mengikuti khitanan massal diberikan kesehatan, serta bantuan ATENSI dapat memberikan manfaat bagi para penerimanya,” tuturnya.
Kang Akur juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Subang, Kementerian Sosial RI, dan seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar berbagai program sosial dan layanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah.
Meninjau Langsung Pelayanan
Usai menghadiri kegiatan, Kang Akur bersama jajaran tidak hanya menyerahkan bantuan secara simbolis, tetapi juga meninjau langsung pasien yang sedang menjalani operasi katarak di Klinik Utama Subang Eye Centre.
Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke Klinik H. Maman untuk melihat pelaksanaan khitanan massal sekaligus memberikan semangat kepada anak-anak yang tengah menjalani proses khitan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kementerian Sosial RI, Anggota DPR RI Dapil Jawa Barat IX Dr. K.H. Maman Imanul Haq, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Camat Subang, serta masyarakat penerima manfaat.
Bagi ratusan warga yang hadir, bakti sosial tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial.
Ada harapan yang kembali tumbuh: penglihatan yang lebih baik, kesehatan anak yang terjaga, dan dukungan bagi mereka yang membutuhkan agar dapat menjalani kehidupan dengan lebih mandiri. (Deny Suhendar)