Milangkala ke-125 Cibogo: Dastim Ingatkan Netralitas Panitia dan Ajak Warga Gunakan Hak Pilih

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

 

SUBANG, METROPAGI.COM – Perayaan Milangkala ke-125 Desa Cibogo, Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, tak sekadar menjadi panggung untuk mengenang perjalanan panjang desa. Di tengah suasana perayaan, pesan tentang masa depan demokrasi desa turut mengemuka.

Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 Desa Cibogo, Dastim, memanfaatkan momentum tersebut untuk mengajak masyarakat bersama-sama mengawal tahapan Pilkades agar berlangsung aman, tertib, transparan, dan sesuai aturan.

Dastim terlebih dahulu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan rangkaian Milangkala ke-125 Desa Cibogo.

“Saya mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada panitia kegiatan dan selamat Milangkala ke-125 Desa Cibogo. Semoga Desa Cibogo ke depan jauh lebih maju dan sejahtera,” ujar Dastim, Minggu (6/9/2026).

Namun, di balik kemeriahan Milangkala, perhatian masyarakat kini juga tertuju pada proses Pilkades Serentak 2026 yang sedang memasuki tahapan penting, yakni pendaftaran bakal calon kepala desa.

Mengacu pada Peraturan Bupati Subang Nomor 18 Tahun 2026 tentang Tata Cara Pemilihan Kepala Desa Serentak di Kabupaten Subang, tahapan pendaftaran bakal calon kepala desa berlangsung mulai 30 Agustus hingga 7 September 2026.

Dastim pun mengingatkan warga Desa Cibogo yang memiliki niat dan telah memenuhi persyaratan untuk maju dalam kontestasi Pilkades agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran.

“Masih ada kesempatan bagi seluruh warga masyarakat Desa Cibogo yang mempunyai niat mencalonkan diri sebagai kepala desa untuk mendaftarkan diri sampai besok, Senin 7 September 2026, hingga pukul 00.00 WIB,” jelasnya.

Hingga Minggu (6/9/2026), sebanyak lima orang telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Cibogo. Panitia masih membuka ruang bagi pendaftar lain hingga batas akhir pendaftaran.

Panitia Diminta Tak Berpihak

Memasuki tahapan Pilkades yang semakin dinamis, Dastim memberikan penekanan khusus terhadap persoalan netralitas panitia.

Menurutnya, seluruh jajaran yang terlibat dalam penyelenggaraan Pilkades harus mampu menempatkan diri secara profesional dan tidak berpihak kepada kandidat tertentu.

Pesan tersebut tidak hanya ditujukan kepada panitia inti, tetapi juga panitia tambahan yang nantinya melibatkan unsur RT, RW, hingga perangkat desa.

“Panitia harus menjaga netralitas dalam seluruh tahapan Pilkades. Jangan sampai ada panitia yang terlibat aktif dalam kampanye praktis, mendukung ataupun merugikan salah satu calon,” tegas Dastim.

Ia menilai netralitas menjadi salah satu fondasi penting agar proses demokrasi di tingkat desa dapat berjalan dengan sehat. Panitia, kata dia, harus menjadi pihak yang mampu menjaga kepercayaan seluruh peserta maupun masyarakat.

Karena itu, Dastim juga mengajak warga untuk tidak hanya menjadi pemilih, tetapi ikut berperan dalam mengawal setiap tahapan Pilkades.

Jika ditemukan dugaan pelanggaran, panitia akan menyampaikan laporan kepada pihak pengawas melalui mekanisme yang telah ditentukan.

“Kami sebagai panitia akan melaporkan kepada pengawas apabila terjadi pelanggaran selama pelaksanaan Pilkades di Desa Cibogo. Kami berharap seluruh masyarakat senantiasa menjaga keamanan dan kenyamanan selama tahapan Pilkades berlangsung,” katanya.

Ajak Warga Datang ke TPS

Selain menjaga keamanan selama tahapan berlangsung, Dastim mengingatkan masyarakat bahwa puncak demokrasi desa akan berlangsung pada hari pemungutan suara.

Pemungutan dan penghitungan suara calon kepala desa dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 6 Desember 2026.

Ia mengajak seluruh warga yang memiliki hak pilih untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan menentukan arah masa depan Desa Cibogo.

“Kami mengimbau seluruh warga Desa Cibogo untuk bersama-sama datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya pada pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara calon kepala desa nanti,” ungkapnya.

Menurut Dastim, perbedaan pilihan merupakan bagian dari demokrasi. Karena itu, masyarakat diharapkan tetap menjaga persaudaraan, keamanan, dan kondusivitas meskipun memiliki pilihan politik yang berbeda.

Baginya, Pilkades bukan sekadar tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah. Lebih dari itu, pesta demokrasi desa merupakan momentum masyarakat menentukan sosok yang dipercaya membawa Cibogo menuju masa depan yang lebih baik.

Siapapun Terpilih, Cibogo Harus Maju

Menutup penyampaiannya, Dastim mewakili seluruh Panitia Pilkades Serentak 2026 Desa Cibogo memohon doa dan dukungan masyarakat agar seluruh jajaran panitia diberikan kesehatan, keselamatan, serta kekuatan dalam menjalankan amanah.

Ia berharap seluruh tahapan Pilkades dapat berjalan lancar hingga lahir seorang kepala desa yang benar-benar merupakan pilihan masyarakat.

“Siapapun nanti yang terpilih, semoga dapat membawa Desa Cibogo menjadi lebih maju dan sejahtera serta menjadi pemimpin yang amanah,” pungkasnya. (Deny Suhendar)

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Advertorial

Berita Lainnya

Leave a Comment

Advertorial

Berita Terpopuler

Kategori Berita