Home Daerah

Korban Kehilangan Penglihatan, KDM Umumkan Sayembara Rp250 Juta untuk Pemburu Taufik Hidayat

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

 

BANDUNG, METROPAGI.COM – Kemarahan publik terhadap kasus kekerasan brutal yang menimpa seorang perempuan di Jawa Barat kini mendapat respons tegas dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

 

Tak hanya mengecam keras tindakan pelaku, Dedi bahkan mengumumkan sayembara berhadiah Rp250 juta bagi siapa saja yang dapat membantu menemukan keberadaan buronan utama dalam kasus tersebut.

 

Langkah luar biasa itu diumumkan langsung oleh Dedi Mulyadi melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada Selasa (23/6/2026).

 

Dalam video tersebut, pria yang akrab disapa KDM itu tampak menahan emosi saat menjelaskan kondisi korban yang mengalami penyekapan dan penganiayaan berat hingga kehilangan penglihatannya secara permanen.

 

Menurut Dedi, peristiwa tersebut merupakan salah satu tindakan paling keji yang pernah terjadi di Jawa Barat. Ia mengaku sangat terpukul melihat kondisi korban yang mengalami luka serius di berbagai bagian tubuh.

 

“Saya menyampaikan ada peristiwa yang biadab terjadi di Jawa Barat. Seorang perempuan yang dipacari, disekap, dianiaya, dicacatkan kedua matanya hingga tidak melihat lagi. Bibirnya rusak dan seluruh tubuhnya mengalami luka yang sangat berat,” ujar Dedi dalam video tersebut.

 

Pernyataan itu sekaligus menjadi bentuk keprihatinan mendalam pemerintah daerah terhadap maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan yang masih terjadi di tengah masyarakat.

 

Sayembara untuk Percepat Penangkapan

 

Dalam kesempatan yang sama, Dedi Mulyadi mengumumkan hadiah sebesar Rp250 juta yang akan diberikan dari dana pribadinya kepada pihak yang berhasil membantu aparat menemukan keberadaan Taufik Hidayat, terduga pelaku yang kini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

 

Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting untuk mempersempit ruang gerak pelaku sekaligus mempercepat proses penegakan hukum.

 

“Siapa yang bisa menemukan Taufik Hidayat, menyerahkannya kepada aparat atau memberikan informasi yang akurat kepada aparat mengenai keberadaannya, saya akan memberikan hadiah Rp250 juta,” tegasnya.

 

Dedi menilai tidak boleh ada toleransi terhadap pelaku kekerasan terhadap perempuan. Ia berharap sayembara tersebut dapat menjadi dorongan bagi masyarakat untuk ikut membantu aparat dalam proses pencarian.

 

Percaya Polda Jabar Mampu Menangkap Pelaku

 

Meski membuka sayembara, Dedi tetap menyampaikan keyakinannya terhadap kinerja jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat yang saat ini tengah memburu pelaku.

 

Ia menyebut aparat kepolisian telah bekerja maksimal dan bergerak cepat menindaklanjuti kasus yang mendapat perhatian luas dari masyarakat tersebut.

 

“Saya sangat marah dengan laki-laki seperti ini. Saya meyakini tim Polda Jabar akan mampu dengan cepat menangkapnya,” katanya.

 

Dedi juga mengajak seluruh warga Jawa Barat untuk menunjukkan solidaritas terhadap korban dengan membantu memberikan informasi yang dapat mendukung proses penangkapan.

 

Korban Masih Dirawat Intensif

 

Sementara itu, korban hingga kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung akibat luka berat yang dideritanya.

 

Kasus ini sebelumnya mengundang gelombang simpati publik setelah kondisi korban diketahui sangat memprihatinkan saat ditemukan warga. Selain mengalami luka fisik serius, korban juga harus menghadapi trauma mendalam akibat tindakan kekerasan yang dialaminya.

 

Di sisi lain, kepolisian memastikan proses pengejaran terhadap Taufik Hidayat terus berlangsung. Tim gabungan disebut telah diterjunkan ke sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan pelarian pelaku.

 

Polda Jawa Barat menegaskan bahwa upaya pencarian akan terus dilakukan hingga pelaku berhasil ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. (DS)

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Advertorial

Berita Lainnya

Leave a Comment

Advertorial

Berita Terpopuler

Kategori Berita