BEKASI, METROPAGI.COM – Suasana akhir pekan di lingkungan RT 004 RW 08 Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, dipastikan berbeda dari biasanya.
Bukan sekadar agenda rutin warga, kawasan tersebut akan kedatangan layanan khusus dari aparatur kelurahan melalui program “Grebek PBB” yang digelar pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Lewat program ini, petugas tidak menunggu warga datang ke kantor pelayanan. Sebaliknya, mereka justru turun langsung menyusuri lingkungan permukiman untuk memberikan pelayanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) secara door to door.
Langkah jemput bola tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mendekatkan pelayanan publik sekaligus membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pajak bagi pembangunan daerah.
Dengan sistem pelayanan langsung ke rumah warga, masyarakat dinilai akan lebih mudah melakukan pembayaran tanpa harus meninggalkan aktivitas harian atau mengantre di kantor pelayanan.
Program Grebek PBB juga diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus mendongkrak capaian penerimaan pajak daerah di Kota Bekasi.
Ketua lingkungan setempat pun mengajak seluruh warga RT 004 RW 08 untuk mendukung penuh kegiatan tersebut agar pelaksanaannya berjalan lancar dan tertib.
“Mohon kerja sama seluruh warga untuk menyukseskan kegiatan Grebek PBB ini. Petugas akan mendatangi rumah-rumah warga untuk pelayanan pembayaran PBB,” demikian imbauan yang disampaikan kepada masyarakat.
Kegiatan ini bukan hanya soal pembayaran pajak semata, tetapi juga menjadi simbol pendekatan humanis pemerintah kepada masyarakat.
Kehadiran petugas langsung di lingkungan warga diharapkan mampu menciptakan komunikasi yang lebih dekat antara aparatur wilayah dan masyarakat.
Selain mempermudah layanan, program tersebut juga menjadi pengingat bahwa pembayaran pajak tepat waktu merupakan bentuk kontribusi nyata warga terhadap pembangunan lingkungan, infrastruktur, dan pelayanan publik di Kota Bekasi.
Melalui Grebek PBB, pemerintah berharap budaya taat pajak dapat tumbuh semakin kuat di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara warga dan aparatur dalam membangun wilayah yang lebih tertib, maju, dan sejahtera. (DeHa Aja)