Doa dan Dukungan Mengalir, Rudi Rochman Kian Dekat dengan Warga Karangasih

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

 

BEKASI, METROPAGI.COM – Riuh politik desa di Karangasih mulai dibalut suasana yang berbeda.

 

Bukan sekadar obrolan soal pemilihan kepala desa, tetapi juga nuansa kebersamaan, silaturahmi, dan doa-doa yang mengalir dari tengah masyarakat.

 

Menjelang Pilkades Karangasih 2026, aktivitas sosial dan keagamaan menjadi ruang bertemunya warga dengan para tokoh yang mulai mendapat perhatian publik.

 

Salah satu nama yang semakin sering diperbincangkan adalah Rudi Rochman.

 

Usai menunaikan salat Jumat, Jumat (22/5/2026), Rudi Rochman terlihat menyapa warga dan berbincang santai bersama jamaah di serambi Masjid Nurul Hidayah, kawasan Puri Lintas Asih, Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

 

Suasana berlangsung hangat dan sederhana. Tidak ada sekat formalitas. Warga tampak leluasa berdialog sambil berbagi cerita mengenai kondisi lingkungan dan harapan mereka terhadap masa depan desa.

 

Kehadiran Rudi Rochman di tengah masyarakat dinilai sebagai bentuk pendekatan yang membumi dan dekat dengan kehidupan warga sehari-hari.

 

Sehari sebelumnya, dukungan moral juga mengalir dari kalangan ibu-ibu pengajian di kawasan Perum Pelangi Kebon Kopi, Karangasih.

 

Dalam kegiatan pengajian rutin tersebut, para jamaah secara khusus memanjatkan doa agar Rudi Rochman diberikan kemudahan serta kelancaran dalam menghadapi proses Pilkades 2026.

 

Doa bersama berlangsung khidmat dalam suasana penuh kekeluargaan.

 

Bagi sebagian warga, momen itu bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga bentuk harapan agar Karangasih ke depan dipimpin sosok yang mampu menjaga kedekatan sosial dengan masyarakat.

 

“Alhamdulillah, ibu-ibu pengajian mendoakan khusus untuk Pak Rudi Rochman agar semua hajatnya dikabulkan Allah SWT,” ujar Yuliawati usai kegiatan pengajian.

 

Belakangan, nama Rudi Rochman memang mulai banyak dibicarakan warga di berbagai lingkungan.

 

Kehadirannya dalam sejumlah kegiatan sosial, keagamaan, dan aktivitas warga dinilai membuat sosoknya semakin dikenal lintas kalangan.

 

Di tengah dinamika politik desa yang mulai menghangat, kegiatan pengajian dan silaturahmi warga justru menjadi perekat kebersamaan masyarakat Karangasih.

 

Bagi warga, ruang-ruang sosial seperti pengajian tidak hanya menjadi tempat memperdalam nilai keagamaan, tetapi juga wadah menjaga persaudaraan dan memperkuat kekompakan menjelang pesta demokrasi desa.

 

Fenomena dukungan yang muncul melalui kegiatan sosial dan majelis pengajian pun menjadi gambaran bahwa partisipasi masyarakat dalam menentukan arah kepemimpinan Desa Karangasih mulai tumbuh secara alami dari lingkungan warga sendiri. (DeHa Aja)

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Advertorial

Berita Lainnya

Leave a Comment

Advertorial

Berita Terpopuler

Kategori Berita