BEKASI, METROPAGI.COM – Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, kian dinamis dengan munculnya gagasan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Bakal calon kepala desa, Rudi Rochman, mencuri perhatian publik lewat program layanan bantuan hukum gratis yang dinilai sebagai solusi konkret bagi warga kecil yang kerap menghadapi persoalan hukum tanpa pendampingan.
Program tersebut tidak hanya menyediakan konsultasi hukum tanpa biaya, tetapi juga mencakup pendampingan kasus hingga fasilitasi penyelesaian sengketa, seperti konflik tanah dan warisan.
Selain itu, layanan ini turut menjangkau persoalan yang lebih kompleks, mulai dari ancaman lelang aset oleh perbankan, tekanan debt collector, hingga jeratan pinjaman online dan sengketa konsumen.
Menariknya, Rudi juga membuka kanal pengaduan khusus bagi warga penerima bantuan sosial seperti KKS, PKH/BPNT, dan KIP yang datanya disalahgunakan.
Melalui kanal tersebut, masyarakat dapat menyampaikan laporan secara langsung untuk ditindaklanjuti.
Mengusung tagline “Membela Hak, Tegakkan Keadilan”, program ini menjadi daya tarik tersendiri di tengah persaingan Pilkades yang semakin menghangat.
Pendekatan berbasis solusi yang ditawarkan dinilai berbeda dibandingkan pola kampanye konvensional.
Di tengah meningkatnya suhu politik desa, Rudi Rochman dinilai bukan sekadar figur baru.
Ia dikenal telah lama menjalin interaksi dan kedekatan dengan masyarakat, yang tercermin dari dukungan yang mengalir secara organik dari berbagai kalangan.
Dukungan tersebut semakin menguat setelah pernyataan terbuka dari mantan Ketua GP Ansor Kabupaten Bekasi, Ahmad Tetuko Taqiyuddin, serta mantan anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PAN, H. Sunawan.
Menurut Sunawan, Rudi merupakan sosok yang responsif terhadap berbagai persoalan warga.
“Pak Rudi ini dekat dengan masyarakat dan cepat merespons setiap masalah. Wajar jika dukungan mulai bermunculan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ahmad Tetuko Taqiyuddin yang menilai dukungan tersebut mencerminkan harapan masyarakat terhadap perubahan nyata di tingkat desa.
“Kami ingin desa lebih maju, pelayanan publik meningkat, dan pembangunan merata. Harapannya ada pada pemimpin yang mau mendengar,” katanya.
Menanggapi dukungan yang terus mengalir, Rudi Rochman memilih bersikap tenang.
Ia menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijawab dengan kerja nyata.
“Ini bukan sekadar dukungan, tetapi tanggung jawab. Saya ingin membangun desa bersama warga, mendengar kebutuhan mereka, dan menghadirkan perubahan yang benar-benar dirasakan,” ujarnya, Minggu (26/4/2026). (DeHa Aja)