METROPAGI.COM, KABUPATEN BEKASI – Menjelang pemilihan kepala desa (Pilkades), dinamika politik di Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, semakin menghangat.
Salah satu figur yang mulai mencuri perhatian publik adalah Rudi Rochman, yang dinilai membawa semangat baru bagi masyarakat.
Rudi Rochman tidak hanya hadir sebagai calon kepala desa, tetapi juga sebagai representasi harapan warga yang menginginkan perubahan nyata di tingkat desa.
Dukungan dari berbagai tokoh masyarakat menjadi landasan kuat bagi langkahnya dalam kontestasi Pilkades Karang Asih.
“Ini bukan sekadar pencalonan, tapi amanah. Saya ingin menjawab kepercayaan masyarakat dengan kerja nyata dan program yang berdampak langsung,” ujar Rudi, Rabu (8/4/2026).
Mengusung motto “Karangasih Istimewa: Maju, Bersih, Sejahtera”, Rudi menegaskan arah kepemimpinannya yang berfokus pada pembangunan berkelanjutan, tata kelola pemerintahan yang transparan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Dari sisi latar belakang pendidikan, Rudi Rochman dikenal memiliki basis keagamaan yang kuat. Ia pernah menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Roudhotul Ihsan, Lebak Ciwaringin, Cirebon, di bawah asuhan KH Mudzakir Ihsan.
Selain itu, ia juga menjadi santri KH Makhtum Hanan di Ponpes Masyariqul Anwar, Babakan Ciwaringin, Cirebon. Pendidikan formalnya dilanjutkan di MA Modern Abu Manshur, Trusmi, Plered, Cirebon.
Rudi juga sempat menimba ilmu di lingkungan pesantren yang diasuh oleh Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), yakni Pondok Pesantren Wahid Hasyim di Ciganjur, Jakarta Selatan.
Ia kemudian melanjutkan studi di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, jurusan Politik Islam, meski tidak sampai lulus.
Dalam kehidupan pribadi, Rudi Rochman didampingi oleh sang istri, Iis Sobariah, yang berprofesi sebagai kepala sekolah dasar negeri (SDN) di wilayah Cikarang Utara.
Tidak hanya dari sisi pendidikan, rekam jejak organisasi Rudi juga terbilang panjang. Ia aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan, di antaranya sebagai Ketua Ikatan Remaja Kampung Baru (IRKABA), Ketua DKM Musholla Al-Mua’wanah, Sekretaris Masjid Nurul Huda, hingga Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Karang Asih.
Selain itu, Rudi juga tercatat sebagai Ketua TimDes Stasiun Cikarang, Ketua Majelis Istighotsah Jannatul Amal, Ketua Majelis Subuh Bahagia, Ketua Forum Peduli Pendidikan Desa Karang Asih, serta aktif dalam berbagai organisasi lainnya seperti IKHACT dan Asosiasi Pedagang Cikarang (APEC)
Dukungan terhadap Rudi terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat yang menginginkan sosok pemimpin berintegritas, jujur, dan memiliki dedikasi tinggi.
Mereka menilai, karakter serta visi yang diusung Rudi Rochman sejalan dengan kebutuhan pembangunan desa ke depan.
Dalam pemaparannya, Rudi menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan, sekaligus melakukan evaluasi agar pelaksanaannya lebih efektif dan tepat sasaran, sejalan dengan visinya mewujudkan Karangasih yang lebih maju, bersih, dan sejahtera.
Adapun fokus pembangunan yang diusung meliputi peningkatan kualitas pelayanan publik yang responsif, pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan UMKM, peningkatan sektor pendidikan dan layanan kesehatan, serta pemerataan pembangunan infrastruktur desa.
Menurutnya, Desa Karang Asih memiliki potensi besar yang belum dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, ia mendorong kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam mewujudkan kemajuan bersama.
“Kemajuan desa tidak bisa dibangun sendiri. Diperlukan kebersamaan, gotong royong, dan semangat kolektif untuk maju,” katanya.
Dengan visi yang terarah, program yang realistis, serta dukungan masyarakat yang terus menguat, Rudi Rochman kini menjadi salah satu kandidat yang diperhitungkan dalam Pilkades Karang Asih.
Harapan akan lahirnya kepemimpinan baru yang progresif pun semakin menguat di tengah masyarakat.(dudun)