TCU Mengamuk di Malingping! PS Malingping Dihantam 7-0, Taring Laskar Cisonggom Kembali Menyala

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

 

LEBAK, METROPAGI.COM – Bukan sekadar menang. Taruna Cisonggom United (TCU) datang ke Malingping dan membuat pernyataan keras lewat tujuh gol tanpa balas.

Bertanding di Lapangan Bolang (Bocis), Malingping, Kabupaten Lebak, Selasa (29/9/2026), TCU menggasak tuan rumah PS Malingping dengan skor telak 7-0.

Hasil ini menjadi salah satu kemenangan paling mencolok TCU pada musim 2026 sekaligus momentum kebangkitan Laskar Cisonggom setelah sebelumnya kerap dipandang sebelah mata.

Tujuh gol tanpa balas bukan hanya tercatat di papan skor. Bagi TCU, hasil tersebut menjadi jawaban di lapangan atas anggapan bahwa mereka hanyalah tim pelengkap dalam turnamen.

Sejak peluit awal dibunyikan, TCU langsung bermain agresif. Tekanan demi tekanan membuat PS Malingping kesulitan keluar dari kepungan.

Permainan cepat dan terbuka TCU membuat pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi.

Kolaborasi pemain lokal Cisonggom dengan amunisi anyar dari luar daerah semakin membuat lini serang TCU sulit dibendung.

Salah satu sorotan utama tertuju kepada Muhammad Alhaji alias El Hadji, striker asal Senegal yang menjalani debut bersama Laskar Cisonggom.

El Hadji sebelumnya diperkenalkan manajemen sebagai pemain anyar TCU untuk menghadapi musim 2026.

Debutnya di Malingping pun berlangsung manis dengan atmosfer pertandingan yang dipadati penonton.

Kehadiran pemain asal Senegal tersebut memberikan tambahan kekuatan sekaligus pengalaman bagi skuad TCU.

Namun, Ade Kucay menegaskan kemenangan besar itu merupakan hasil kerja kolektif seluruh pemain.

“Alhamdulillah, pertama saya ucapkan terima kasih untuk semua pemain yang sudah kerja keras luar biasa hari ini. Skor 7-0 melawan PS Malingping bukan kebetulan, ini hasil dari latihan keras, disiplin, dan kekompakan tim,” kata Ade Kucay seusai pertandingan.

Ade mengungkapkan, dirinya telah meminta para pemain tampil berani sejak pertandingan dimulai.

“Saya bilang ke anak-anak sebelum pertandingan, kita datang bukan untuk disegani, kita datang untuk menerkam. Jangan kasih ampun. Dan mereka buktikan,” ujarnya.

Menurut Ade, kehadiran El Hadji dan pemain anyar lainnya tidak hanya menambah kekuatan teknis, tetapi juga memberikan motivasi bagi pemain lokal.

“Kehadiran El Hadji dan kawan-kawan sangat membantu. Dia bukan hanya pemain luar, tapi dia jadi motivasi buat pemain lokal kita. Dia tunjukkan mental juara,” katanya.

Meski menang besar, Ade mengingatkan anak asuhnya agar tidak terjebak dalam euforia. Ia menyebut perjalanan TCU pada musim 2026 masih panjang.

“Kemenangan 7-0 ini baru awal. Perjalanan masih panjang. Kami tidak akan jumawa. Kami akan tetap membumi dan terus tunjukkan taring kami di setiap laga,” tegasnya.

Ia pun menyampaikan pesan yang menjadi simbol semangat baru Laskar Cisonggom.

“Taruna Cisonggom bukan lagi tim yang bisa dianggap sepele! Laskar Cisonggom menyala!” ujar Ade.

Kemenangan Jadi Kado untuk Warga Cisonggom

Semangat yang sama disampaikan pihak Karang Taruna Kadujajar. Ondon mengaku bangga sekaligus terharu melihat perjuangan TCU yang mampu membawa pulang kemenangan besar dari Malingping.

“Kami dari Karang Taruna Kadujajar menyatakan sangat bangga dan terharu. Kemenangan 7-0 atas PS Malingping ini adalah kado untuk seluruh warga Cisonggom yang selalu setia mendukung kami,” kata Ondon.

Menurutnya, kemenangan tersebut menjadi bukti keseriusan TCU membangun kekuatan tim pada musim 2026.

“Sudah lama Taruna Cisonggom dianggap tim kecil, tim pelengkap. Hari ini kami jawab semua keraguan itu dengan tujuh gol tanpa balas di kandang lawan,” ujarnya.

Ia juga menyambut positif kehadiran El Hadji yang dinilai cepat beradaptasi dengan lingkungan tim dan masyarakat Cisonggom.

“Mendatangkan El Hadji dan kawan-kawan adalah langkah tepat. Dia cepat menyatu dengan tim dan warga. Kami tidak hanya mendatangkan pemain, kami mendatangkan keluarga baru untuk Cisonggom,” ungkapnya.

Dukungan suporter pun menjadi bagian penting dari atmosfer kemenangan TCU.

Ondon menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang terus memberikan dukungan langsung kepada tim.

“Untuk suporter, terima kasih sudah datang dan bikin stadion bergemuruh. Kemenangan ini milik kalian. Jangan berhenti support kami. Kami butuh kalian di laga selanjutnya,” katanya.

Tujuh Gol, Satu Pesan

Kemenangan 7-0 membuat kepercayaan diri TCU meningkat dalam menatap laga-laga berikutnya.

Namun, manajemen dan jajaran tim menegaskan kemenangan tersebut harus menjadi pijakan untuk bekerja lebih keras, bukan alasan untuk berpuas diri.

Dari Lapangan Bolang, Malingping, TCU mengirimkan satu pesan yang sulit diabaikan: mereka datang dengan skuad baru, semangat baru, dan ambisi baru.

Bagi warga Cisonggom, tujuh gol itu bukan sekadar angka.

Itulah simbol bahwa Laskar Cisonggom kembali menggigit.

Forza Taruna Cisonggom United! (Ridwan Habibi)

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Advertorial

Berita Lainnya

Leave a Comment

Advertorial

Berita Terpopuler

Kategori Berita