LEBAK, METROPAGI.COM – Suasana teduh di lingkungan Pondok Pesantren Daar El Karim, Desa Pagelaran, Kecamatan Malingping, berubah menjadi saksi lahirnya pemimpin baru desa.
Di tengah nuansa religius dan penuh kekeluargaan, proses demokrasi berjalan hangat tanpa gejolak saat warga mengikuti Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW), Selasa, 19 Mei 2026.
Dari balik bilik suara sederhana yang dipenuhi semangat kebersamaan, nama Riska akhirnya keluar sebagai pemenang dan resmi terpilih menjadi Kepala Desa Pagelaran.
Kemenangan tersebut sekaligus menandai harapan baru masyarakat untuk melanjutkan pembangunan desa dengan suasana yang tetap harmonis.
Pemilihan yang diikuti tiga kandidat itu berlangsung tertib sejak awal hingga akhir penghitungan suara. Dari total 107 pemilih yang hadir, Riska yang berada di nomor urut 3 berhasil unggul dengan perolehan 61 suara.
Sementara kandidat nomor urut 2, Nuryani, memperoleh 27 suara, dan Rosid Hidayat di nomor urut 1 mendapatkan 17 suara. Adapun dua surat suara dinyatakan tidak sah.
Meski berlangsung kompetitif, suasana pemilihan tetap damai. Tidak tampak ketegangan maupun perselisihan antarpendukung. Warga justru terlihat menikmati proses demokrasi desa dengan penuh kedewasaan.
Sebanyak 100 pemilih merupakan perwakilan dari 20 RT di Desa Pagelaran yang sebelumnya dipilih melalui musyawarah tingkat RT.
Mereka terdiri dari unsur tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan elemen warga lainnya. Ditambah tujuh anggota BPD, total pemilih mencapai 107 orang.
Camat Malingping, Budiana, mengapresiasi seluruh pihak yang telah menjaga pelaksanaan Pilkades PAW tetap kondusif dan sesuai aturan.
Menurutnya, keberhasilan pemilihan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara masyarakat, panitia, dan unsur pemerintahan mampu menciptakan demokrasi desa yang sehat.
“Alhamdulillah kegiatan Pergantian Antar Waktu Kepala Desa Pagelaran berjalan terkendali dan lancar berkat kerja sama semua pihak. Terima kasih kepada semua pihak yang telah menjalankan tahapan sesuai Perbup Lebak Nomor 9 Tahun 2025,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kapolsek Malingping, AKP Dadan. Ia memastikan situasi keamanan selama proses pemilihan berlangsung aman tanpa gangguan berarti.
Sebagai bentuk pengamanan, Polres Lebak bersama Polsek Malingping menerjunkan sebanyak 30 personel BKO untuk memastikan seluruh tahapan berjalan lancar.
“Tidak ada riak-riak, perselisihan, maupun permasalahan di masyarakat. Semua berjalan aman dan kondusif,” katanya usai penghitungan suara.
Ketua BPD Pagelaran, Ahmad Rifa’i, juga menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan Pilkades PAW tersebut.
Ia menyebut hasil pemilihan selanjutnya akan segera dilaporkan kepada Bupati melalui pihak kecamatan sesuai mekanisme yang berlaku.
Kemenangan Riska bukan hanya soal angka dalam penghitungan suara, tetapi juga menjadi simbol bahwa demokrasi desa dapat berjalan damai, sejuk, dan penuh kebersamaan.
Dari sebuah pesantren di pelosok Malingping, warga Pagelaran menunjukkan bahwa perbedaan pilihan tidak harus melahirkan perpecahan. (Iwan H)