Home Daerah

Gorong-Gorong Irigasi Cilangkahan Retak dan Longsor, Warga Malingping Selatan Khawatir Rumah Ambruk

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

 

LEBAK, METROPAGI.COM – Kerusakan gorong-gorong irigasi di Kampung Cikeusik, Desa Malingping Selatan, Kecamatan Malingping, mulai memicu keresahan warga.

 

Retakan konstruksi dan longsoran tanah di saluran irigasi DI Cilangkahan 1 dikhawatirkan dapat mengancam permukiman penduduk di sekitarnya.

 

Kondisi tersebut terjadi di wilayah RT 004 RW 002, di mana derasnya aliran air irigasi perlahan mengikis bagian tanah penyangga gorong-gorong.

 

Warga menyebut kerusakan semakin melebar dalam beberapa waktu terakhir dan berpotensi memicu longsor susulan apabila tidak segera diperbaiki.

 

Akibat situasi itu, sejumlah warga terpaksa melakukan penanganan darurat secara swadaya guna mencegah kerusakan merembet ke pondasi rumah mereka.

 

“Kalau terus dibiarkan, kami takut kerusakannya makin parah dan rumah warga ikut terdampak,” ujar salah seorang warga setempat, Jumat (22/5/2026).

 

Kekhawatiran masyarakat semakin meningkat lantaran hingga kini belum terlihat adanya aktivitas perbaikan dari pihak terkait.

 

Warga menilai kerusakan infrastruktur tersebut sudah cukup serius dan membutuhkan penanganan cepat sebelum menimbulkan dampak lebih besar.

 

Aktivis Lebak Selatan, Hedi Sofyan, mengatakan dirinya telah mendatangi kantor DPUPR Cilangkahan 1 untuk meminta kepastian terkait penanganan kerusakan gorong-gorong tersebut. Namun, saat itu pihak yang berwenang disebut sedang tidak berada di tempat.

 

Hedi kemudian melakukan konfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada pihak DPUPR Cilangkahan 1. Dari hasil komunikasi tersebut, instansi terkait menyampaikan bahwa perbaikan sudah masuk dalam agenda pekerjaan triwulan berjalan.

 

“Siap, akan kita tangani pada triwulan ini. Udah masuk agenda. Bulan ini, Juni,” tulis pihak DPUPR Cilangkahan 1 dalam pesan singkat yang diterima.

 

Meski demikian, jawaban tersebut dinilai belum cukup menenangkan warga. Mereka berharap ada langkah konkret di lapangan, bukan sekadar janji penanganan.

 

Menurut warga, kondisi gorong-gorong yang terus mengalami pergeseran sangat rawan memicu longsoran lebih besar, terlebih saat debit air meningkat akibat hujan deras.

 

“Kami berharap ada tindakan nyata dari DPUPR Cilangkahan 1. Jangan sampai kerusakan ini terus dibiarkan hingga membahayakan warga,” kata warga lainnya.

 

Sebagai bentuk tindak lanjut, masyarakat berencana melakukan audiensi langsung ke kantor DPUPR Cilangkahan 1 dalam waktu dekat.

 

Mereka ingin memastikan jadwal pengerjaan sekaligus mendorong percepatan perbaikan infrastruktur yang dinilai mendesak.

 

Warga berharap pemerintah segera turun tangan agar kerusakan gorong-gorong dapat ditangani secara permanen sebelum menimbulkan dampak yang lebih luas terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat sekitar. (Ridwan Habibi)

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Advertorial

Berita Lainnya

Leave a Comment

Advertorial

Berita Terpopuler

Kategori Berita