BEKASI, METROPAGI.COM – Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda wilayah Kota Bekasi pada Jumat (1/5/2026) menyisakan kerusakan cukup serius di sejumlah titik, terutama di kawasan Jatiasih, Kota Bekasi.
Dalam hitungan jam, sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan, mulai dari atap yang beterbangan, bangunan terdampak, hingga pohon tumbang yang sempat menutup akses jalan lingkungan.
Kondisi ini membuat warga harus menghadapi situasi darurat di tengah cuaca yang tidak menentu.
Merespons cepat kejadian tersebut, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto turun langsung ke lokasi terdampak pada Sabtu (2/5/2026).
Ia didampingi jajaran Dinas Perkimtan serta Bagian Kesra untuk memastikan proses penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran.
Dalam kunjungan lapangan tersebut, sedikitnya 10 rumah warga ditinjau langsung untuk melihat tingkat kerusakan dan kebutuhan penanganan.
Pemerintah menegaskan bahwa setiap bentuk kerusakan akan ditangani sesuai kategori, mulai dari perbaikan ringan hingga rehabilitasi rumah yang mengalami kerusakan berat.
“Kami tidak ingin warga menunggu lama dalam kondisi seperti ini. Pemerintah hadir untuk memastikan pemulihan berjalan cepat dan tepat,” ujar Tri Adhianto di sela peninjauan lokasi.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan bantuan bagi rumah dengan kategori rusak berat, dengan nilai berkisar antara Rp10 juta hingga Rp15 juta sebagai langkah percepatan pemulihan hunian warga terdampak.
Langkah cepat ini mendapat apresiasi dari warga yang merasa terbantu dengan kehadiran langsung pemerintah di tengah kondisi darurat.
Selain bantuan fisik, pendataan lanjutan juga terus dilakukan agar seluruh dampak bencana dapat tertangani secara menyeluruh dan tidak ada warga yang terlewat dari bantuan.
Pemerintah Kota Bekasi menargetkan proses perbaikan dapat segera diselesaikan, sehingga warga terdampak bisa kembali beraktivitas normal dan lingkungan kembali pulih seperti sediakala. (DeHa Aja)