Home Daerah

Tol Jogja-Solo Dikebut! Exit Bogoharjo dan Jalur Tembus Sleman-Gunungkidul Siap Ubah Akses Selatan Yogyakarta

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

 

METROPAGI.COM – Peta konektivitas wilayah selatan Daerah Istimewa Yogyakarta bersiap berubah.

 

Proyek pembangunan Tol Jogja-Solo kini memasuki fase krusial dengan percepatan di sejumlah titik strategis, termasuk rencana integrasi dengan jalur tembus Sleman-Gunungkidul yang diproyeksikan menjadi akses baru andalan.

 

Pantauan di kawasan Kalasan, Kabupaten Sleman, Sabtu (11/4/2026), memperlihatkan aktivitas konstruksi yang semakin masif. Alat berat bekerja tanpa henti, menandakan proyek ini terus digenjot untuk mengejar target penyelesaian.

 

Setelah sebelumnya ruas Prambanan-Purwomartani difungsionalkan secara terbatas saat arus mudik Lebaran 2026, kini pengerjaan berlanjut ke pengembangan sejumlah exit tol baru. Salah satu yang paling disorot adalah rencana Exit Tol Bogoharjo.

 

Exit ini akan menjadi simpul penting karena terhubung langsung dengan jalur tembus menuju Gunungkidul—wilayah yang selama ini dikenal memiliki akses terbatas dari jalur utama.

 

Di lapangan, tanda-tanda proyek kian jelas. Pembersihan lahan telah dilakukan di sekitar Bogoharjo hingga Jalan Opak Raya.

 

Sejumlah bangunan bahkan telah dibongkar sebagai bagian dari percepatan konstruksi.

 

Tak hanya itu, pembangunan jalur layang (elevated) juga tengah dikerjakan, yang nantinya melintasi Jalan Jogja-Solo.

 

Struktur ini dirancang menghubungkan on-off ramp Kalasan hingga ke arah Bogoharjo, sehingga arus kendaraan tetap lancar tanpa mengganggu lalu lintas di bawahnya.

 

Aktivitas serupa juga terlihat di kawasan Maguwoharjo dan Kalasan. Penggalian fondasi tiang penyangga mulai dilakukan, menandai dimulainya tahap pembangunan struktur utama.

 

Kehadiran beberapa titik exit baru ini diproyeksikan akan mengurai beban lalu lintas yang selama ini terpusat di satu akses. Distribusi kendaraan di wilayah Yogyakarta pun diharapkan menjadi lebih merata.

 

Sementara itu, pembangunan jalur tembus dari Sleman menuju Gunungkidul juga terus dikebut.

 

Meski masih menyisakan beberapa kilometer, proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu dekat agar dapat terintegrasi dengan jaringan tol.

 

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, konektivitas antara Tol Jogja-Solo dan Gunungkidul melalui Sleman berpotensi mulai difungsikan secara bertahap sebelum 2027.

 

Akses baru ini tak hanya menjanjikan kelancaran mobilitas, tetapi juga membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di wilayah selatan Yogyakarta—yang selama ini menyimpan potensi besar namun belum sepenuhnya terjangkau.

 

Pemerintah pun terus mengawal progres pembangunan agar tetap sesuai target, mengingat peran strategis Tol Jogja-Solo sebagai bagian dari tulang punggung jaringan transportasi nasional. (DeHa Aja)

 

Sumber: Youtube Agus Bintarto

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Advertorial

Berita Lainnya

Leave a Comment

Advertorial

Berita Terpopuler

Kategori Berita