METROPAGI.COM, KABUPATEN BEKASI – Komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Bekasi saat memasuki tahapan krusial pemeriksaan keuangan daerah tahun anggaran 2025.
Hal ini ditandai dengan keikutsertaan Pemkab Bekasi dalam entry meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Barat, yang digelar secara virtual pada Kamis (2/4/2026).
Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengikuti kegiatan tersebut dari ruang kerjanya. Sementara itu, Sekretaris Daerah Endin Samsudin bergabung dari Command Center Diskominfosantik di Kompleks Pemkab Cikarang Pusat.
Baca Juga:
3.346 Jemaah Haji Kabupaten Bekasi Siap Berangkat 2026, Penantian Panjang Hingga 30 Tahun Segera Terbayar
Sekda Endin Samsudin menjelaskan, entry meeting ini merupakan lanjutan dari tahapan audit yang sebelumnya telah melalui proses pengumpulan data selama satu bulan. Selanjutnya, BPK akan memasuki tahap pemeriksaan rinci dan menyeluruh yang dijadwalkan berlangsung selama 40 hari ke depan.
“Ini tahap lanjutan. Setelah pengumpulan data, kini pemeriksaan akan dilakukan lebih detail dan komprehensif,” ujarnya.
Menghadapi proses tersebut, Pemkab Bekasi memastikan kesiapan penuh, terutama dalam hal penyediaan data yang dibutuhkan oleh tim pemeriksa. Seluruh perangkat daerah pun telah diinstruksikan untuk bersikap terbuka, kooperatif, dan responsif selama proses audit berlangsung.
Baca Juga:
Darah Penjaga Damai Tumpah di Lebanon, MPR RI Desak PBB Bertindak dan Evaluasi Misi TNI
“Kunci utamanya ada pada data. Apa yang diminta oleh BPK harus kita siapkan dengan cepat dan lengkap. Ini bagian dari komitmen terhadap transparansi,” tegas Endin.
Ia menambahkan, pemeriksaan LKPD bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan momentum penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional. Prinsip transparansi, akuntabilitas, serta disiplin dalam pelaporan keuangan disebut telah menjadi bagian dari budaya kerja di lingkungan Pemkab Bekasi.
“Pemeriksaan ini justru menjadi dorongan bagi kami untuk terus berbenah. Transparan, akuntabel, dan tertib dalam pelaporan adalah komitmen yang terus kami jaga,” katanya.
Baca Juga:
Duka dari Garis “Blue Line”: 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Desak Investigasi Serangan UNIFIL
Endin juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar proaktif dalam berkoordinasi jika menghadapi kendala selama proses audit. Menurutnya, komunikasi yang terbuka akan mempercepat penyelesaian setiap persoalan yang muncul.
“Jika ada kendala, jangan ditunda. Segera konsultasikan agar proses pemeriksaan berjalan lancar,” tandasnya.
Melalui partisipasi aktif dalam entry meeting ini, Pemkab Bekasi berharap proses audit LKPD 2025 dapat berjalan optimal sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.(*)
Sumber: bekasikab.go.id