Baliho Dirusak, Pendukung Rudi Rochman Pilih Tenang: Dinamika Pilkades Karangasih Mulai Memanas

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

 

BEKASI, METROPAGI.COM – Atmosfer politik menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, mulai terasa semakin dinamis.

 

Di tengah meningkatnya aktivitas sosialisasi para bakal calon, insiden perusakan baliho kembali mewarnai persaingan politik tingkat desa.

 

Kali ini, alat peraga milik bakal calon Kepala Desa Karangasih, Rudi Rochman, ditemukan dalam kondisi robek dan rusak di kawasan depan SMA Negeri 1 Cikarang Utara, Kamis (28/5/2026).

 

Belum diketahui secara pasti kapan aksi perusakan itu terjadi maupun siapa pihak yang bertanggung jawab.

 

Namun peristiwa tersebut justru memunculkan respons yang cukup dewasa dari relawan dan simpatisan Rudi Rochman.

 

Alih-alih terpancing emosi, para pendukung memilih menjaga situasi tetap kondusif dan fokus melanjutkan kerja politik secara damai.

 

“Lawan panik, pasang lagi nanti,” ujar salah satu relawan dalam komunikasi internal tim pemenangan.

 

Seruan serupa juga disampaikan relawan lainnya yang meminta seluruh pendukung tidak mudah terprovokasi oleh tindakan yang dinilai dapat merusak iklim demokrasi desa.

 

“Betul, kita jangan terpancing dengan hal-hal yang berbau kriminal. Tetap tenang, pasang lagi,” tulis relawan lainnya.

 

Tidak sedikit relawan yang langsung turun tangan memperbaiki baliho agar sosialisasi kepada masyarakat tetap berjalan normal.

 

“Yang penting foto Rudi Rochman masih kelihatan wajahnya,” ucap seorang pendukung sambil membantu memperbaiki baliho yang rusak.

 

Situasi politik desa yang mulai menghangat juga memunculkan berbagai pandangan dari tokoh masyarakat dan simpatisan.

 

Mereka menilai insiden tersebut seharusnya menjadi momentum memperkuat solidaritas dan kerja nyata di lapangan.

 

Mantan Ketua Ikatan Remaja Kampung Baru (IRKABA), Edi, mengatakan dinamika seperti itu merupakan hal biasa dalam kontestasi politik.

 

Namun ia mengingatkan pentingnya menjaga etika dan cara berkomunikasi kepada masyarakat.

 

“Ini kita ambil hikmahnya untuk tim bekerja nyata lebih solid lagi. Itu hal biasa dalam politik. Sekarang tugas kita bersama menawarkan kepada masyarakat dengan etika dan bahasa yang membuat masyarakat simpati kepada calon kita, yaitu Rudi Rochman,” ujarnya.

 

Hal senada juga disampaikan Efendi Subandono yang meminta seluruh relawan tetap waspada tanpa harus terpancing suasana.

 

“Tetap eling lan waspodo. Kita jangan terpancing dan kepancing,” katanya.

 

Sementara itu, dukungan terhadap Rudi Rochman terus berdatangan dari berbagai kalangan warga.

 

Sejumlah masyarakat berharap Pilkades kali ini dapat melahirkan pemimpin desa yang mampu menghadirkan solusi nyata bagi persoalan lingkungan dan pelayanan publik.

 

Salah seorang warga, Rudi Sandi, menyoroti persoalan banjir di kawasan Puri Cikarang Hijau (PCH) yang menurutnya membutuhkan perhatian serius dari pemimpin desa ke depan.

 

“Pemerintahan desa bukan bergantung orang yang banyak duit saja, tapi kinerja dan komitmen menyelesaikan permasalahan warga. Di PCH sekarang hujan satu hari saja langsung banjir. Pak Rudi Rochman harus segera mencari solusi,” katanya.

 

Ia berharap momentum Pilkades dapat menjadi titik awal perubahan bagi Karangasih melalui persatuan masyarakat.

 

“Kalau ingin perubahan nyata, masyarakat harus bersatu untuk ‘Karang Asih Bahagia’ yang lebih baik,” tambahnya.

 

Meski diwarnai insiden perusakan baliho, situasi politik di Karangasih hingga kini masih terpantau aman dan kondusif.

 

Tim pendukung Rudi Rochman memastikan akan kembali memasang baliho baru dan tetap menjalankan sosialisasi secara santun kepada masyarakat.

 

Warga pun berharap aparat berwenang dapat mengusut pelaku perusakan agar iklim demokrasi di tingkat desa tetap sehat dan tidak memicu konflik horizontal.

 

Masyarakat menilai Pilkades seharusnya menjadi ruang adu gagasan, program, dan solusi pembangunan desa, bukan diwarnai aksi yang merusak ketertiban maupun persatuan warga. (DeHa Aja)

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Advertorial

Berita Lainnya

Leave a Comment

Advertorial

Berita Terpopuler

Kategori Berita